RSS

6 Ciri Bidadari Bumi

Image

Dear readers,

Saya lagi buka2 file lama dan ketemu kutipan artikel yang dulu pernah saya simpan, tapi sayang sekali saya tidak bisa menemukan sumbernya darimana. Jika ada yang tahu, saya tunggu 🙂

——————–

5 Ciri Bidadari Bumi

1. Pancaran ketenangan dan keceriaan

Pancaran keceriaan dan ketenangan merupakan pancaran suasana hati..
Ketenangan ,keceriaan, dapat dirasakan oleh setiap orang yang hidup
hatinya. Sebab cahaya dan kegelapan, kebaikan dan kejahatan di dalam hati
ini seringkali terbias pada wajah dan mata. Kedua anggota tubuh ini (wajah
dan mata) banyak sekali terkait dengan aktifitas hati

2. Hikmah dan bijaksana

Hatinya selalu menimbang dengan timbangan akhirat sehingga segala urusan
dunia yang bertentangan dengan syariat Allah dan Rasul-Nya akan mudah ia
singkirkan dan tinggalkan.Jiwanya dipenuhi dengan kepercayaan yang tinggi
bahwa segala sesuatu yang tercipta dan tertaqdir untuk dirinya pasti
mengandungi pesan pesan Allah ,yang pesan pesan tersebut merupakan kunci
bagi dirinya tuk dapat membuka pintu akhirat kelak.

3. Keyakinan

Optimis atau keyakinan seorang muslimah merupakan product unggul pribadi
yang Ihsan yaitu kepribadian yang didasarkan pada keyakinan bahwa dirinya
adalah wakil Allah di bumi ini sehingga selalu berusaha untuk membuat
kebaikan yang optimal bagi dirinnya, keluarga dan lingkungannya atas
kemampuan yang Allah anugerahkan.
Muslimah berkepribadian cantik paham betul bahwa bukan pada makhluk ia
harus bertanggung jawab tapi pada Rabb semesta alam sehinggakan semua
aktifitas tersentral pada kacamata Allah SWT..

4. Empati

Bersikap Empati lahir dari hati yang lembut yang memahami bahwa kehidupan
dirinya di dunia ini bukan diatas keinginan dan kesenangan pribadi, tapi
atas kesadaran bahwa setiap pribadi ihsan dalam pandangan Islam dituntut
untuk saling tolong menolong,bersikap toleransi,pengorbanan yang semua ini
merupak warna kehidupan yang sebenarnya diantara seorang muslim dengan
muslim lainnya ( ukhuwah ) dan atau antara muslim dan golongan diluar
muslim

5. Aktif dan produktif
Keaktifan dan produktifitas seorang muslimah terlihat pada kepekaan dan
tanggung jawabnya pada diri,keluarga dan lingkungan . Hal ini teraplikasi
dengan amal amal sholih yang baik dan terancang rapih.

Muslimah sejati nan menawan adalah seorang muslimah yang selalu
mengagendakan semua aktifitasnya dalam mencari Ridha Allah SWT dan
sehingga rutinitas kesehariannya akan membawa mamfaat bagi dirinya berupa
pahala yang Allah janjikan dan juga sekitarnya .

‘ ‘Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang beramal di
antara kamu baik laki-laki maupun perempuan” (QS Al Imran : 195)

”Dan barangsiapa yang mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun
perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan kami berikan kepadanya
kehidupan yang baik” (QS An nahl : 97)

6. Cerdas dan kreatif
Kecerdasan muslimah akan terus tumbuh dengan proses perjalanan hidup yang
dilaluinya terutama ketika proses tsb diiringi dengan proses belajar yang
menjadi bagian wajib bagi dirinya

…. Dengan daya kreatifitas ini maka akan lahir keterampilan keterampilan
unggulan seperti:
a. Keterampilan komunikasi ( personal komunikasi dan intra personal komunikasi)
b. Keterampilan memecahkan masalah
c. Keterampilan memanage emosi
d. Keterampilan aktualisasi diri dll.

————–

Wah, masih banyak banget nie pe-er pengembangan diri saya. Semoga bisa tetap semangat untuk belajar menjadi lebih baik (aamiin)

notes : sengaja saya tidak menampilkan foto “wajah” perempuan karena saya percaya kecantikan hati bidadari itu lebih dalam dari kecantikan lahiriah, bukan begitu? 🙂

Itu sudah

(na)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Jumat, Agustus 31, 2012 in Kutipan

 

Tag: , ,

Lullaby : Kerinduan

 

 

Stacie Oricco -So Simple

Don’t need high heels
For a good feel
You can keep the fancy clothes
I’ll take walkin in the rain
Over things material

I’ll trade Melrose and the big names
Give me faces that I know
Just play a melody that everybody knows

Take it down, down, down
And strip it to the core
I don’t really need much less is more, more, more

[CHORUS:]
True to life, true to me
The way it’s got to be
So simple, so simple, so simple
Live to love, love to be
Absolutely free
(so simple, so simple, simple)

Give me wisdom, plain and truthful
Teach me somethin I don’t know
Plain as education, inspiration I suppose (yeah yeah)

Give me family, on a Sunday
And I’ll be just fine
There’s nothing in the world
That’s worth more of my time

Take it down, down, down
And strip it to the core
I don’t really need much less is more, more, more

[CHORUS x2]

Livin my dream, is my song to the world(let ’em hear it)
Sharin’ my soul and spirit
I’m hopin that you hear it

Got one (one) life (life) to live (live)
It’s only what you make it (make it)

Every new day’s a chance worth takin

[CHORUS x2]

Notes :i really love this song, happy family day all 🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Minggu, Agustus 26, 2012 in #Lullaby

 

Tag: , ,

#HijabTravel : Masjid di Geneva

Dear reader

Masih ingat posting saya tentang Trip ke Lille dan Swiss? Berikut ini cerita saya di kota tujuan pertama di Swiss,Geneva. Rencananya ini juga sebenarnya tidak disengaja. Saat itu saya sudah merencakan mengikuti fieldtrip kampus ke Maroko untuk liburan mid semester musim semi. Tapi karena keterbatasan waktu mengurus visa akhirnya saya membatalkan rencana liburan itu. Lalu, Ainun Nazriah, rekan sesama pelajar Indonesia di Prancis mengundang saya untuk datang ke kotanya di Lille dan ikut tur yang diadakan organisasi mahasiswa Cina di Lille, CICE (http://petitprixvoyages.com ). Tur ini diadakan selama 5 hari 4 malam mengunjungi beberapa kota besar di Swiss, saya sangat tertarik dan langsung mengiyakan undangan Ainun.

Sabtu, 25 Februari 2012 saya berangkat ke Lille untuk bertemu Ainun dan rekan-rekan pelajar Indonesia lainnya. Kami memulai tur hari Senin 27/2 pagi, malamnya saya menghubungi sahabat saya Dinna Pratiwi yang sedang mengambil studi S2 di Geneva. Awalnya saya pikir panitia tur akan menyediakan penginapan di Geneva, jadi saya berniat mengajak Dinna untuk reunian di malam hari karena siang hari Dinna harus kuliah. Tapi ternyata, kami menginap di kota perbatasan Prancis-Swiss karena harga penginapan di Geneva sangat mahal. Sedikit kecewa terpaksa saya membatalkan janji reunian kami.

Selasa pukul 9 pagi kami tiba di Geneva, bis yang isinya sekitar 40an mahasiswa berhenti di dekat Jet d’Eau , air mancur yang terkenal di Geneva. Kami diberi waktu hingga pukul 2 siang sebelum akhirnya bis akan berangkat menuju kota lain di Swiss. Saya menyampaikan niat saya untuk mengunjungi masjid-masjid ke Ainun. Alhamdulillah dia mengerti dan akhirnya kami sepakat untuk mencari Turis informasi untuk bertanya alamat masjid.

(peta untuk turis di Geneva)

Petugas informasi menunjukkan jalan dan kami harus naik bis untuk ke masjid. Mesin tiket di Swiss harus dibayar menggunakan koin, jadinya kami harus mencari toko terdekat dan menukarkan uang Euro kami dengan beberapa koin Franc. Setiba di masjid saya kagum dengan bangunan masjid yang mungil tapi indah ini. Subhanallah.

(Masjid Geneva)

Saya bersyukur bisa masuk masjid dan melihat-lihat ke dalam.

Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan Al-Quran dan Islam. Di lantai dua ada beberapa ruangan yang terlihat seperti kelas.

Setelah selesai berkunjung kami buru-buru kembali ke kota untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata di Geneva. Tak disangka saat kami hendak menyebrang kami berpapasan dengan ibu-ibu yang langsung menyapa kami ‘Indonesia?’. Senang sekali rasanya bisa bertemu orang Indonesia di Geneva, lalu kami ngobrol sebentar dan saya bercerita punya sahabat yang sedang belajar di Geneva. Tiba-tiba di belakang kami ada suara yang memanggil nama saya “nana!” . Saya menengok ke belakang ternyata itu Patricia! Adik kelas saya waktu SMA di Bali dan dia bersama, Dinna! Subhanallah.. saya merasa kunjungan ke masjid Geneva benar-benar memudahkan perjalanan kami. Saya senang sekali akhirnya jadi reunian dengan Dinna dan Patricia. Kami makan siang bersama dan menghabiskan waktu di danau Geneva. Alhamdulillah

(surprised reunion with my bestie Dinna, love it! ^^)

(Ibu2 Indonesia, Patricia, Dinna, nana)

(Ainun, Dinna dana nana di Geneva, EPIC MOMENT!)

Itu sudah

(na)

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Jumat, Agustus 24, 2012 in #HijabTravel

 

Tag: , , , , , , ,

#BetterIndonesia Launching Komunitas Indonesia Belajar 2020

Tanggung jawab sosial setiap penerima beasiswa adalah

membantu orang lain untuk meraih kesempatan yang sama

(geknana)

Salam Merdeka!

Ijinkan kami memperkenalkan komunitas baru tentang beasiswa, Indonesia Belajar 2020  yang bertujuan menjadi jembatan antara pencari beasiswa (Mentee) berkonsultasi dengan penerima beasiswa (Mentor) secara GRATIS.Sampai saat ini proporsi mahasiswa Indonesia di kampus-kampus ternama di dunia masih sangat kurang dibanding negara-negara lain di Asia (China, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Singapore)

Semoga dengan adanya komunitas ini, pelajar Indonesia semakin terinspirasi dan terbantu untuk belajar di luar negeri dan mendedikasikan ilmunya untuk kebaikan bangsa, #BetterIndonesia. Kami berharap  di tahun 2020 jumlah pelajar Indonesia bisa mencapai minimal 3 orang di 100 kampus TOP Dunia

Untuk penerima beasiswa, kami mengundang partisipasinya menjadi sukarelawan Mentor, dengan cara mengirimkan profil (nama, domisili, akun FB dan Twitter) serta CV ke betterindonesia2020@gmail.com

Untuk pencari beasiswa silahkan bergabung ke FB Group kami Indonesia Belajar 2020 , memperkenalkan diri dan sekolah/beasiswa yang ingin diraih. Silahkan follow twitter kami @InaBelajar2020 untuk update info dan tips dari kami.

How it works?

Mentor dan Mentee memperkenalkan diri di Grup FB dan admin akan menjodohkan Mentee dengan Mentor yang berpengalaman di kampus/beasiswa yang ingin dituju. Mentor akan membimbing Mentee selama proses registrasi beasiswa. Hasil beasiswa bukan tanggung jawab Mentor. Konsultasi dilakukan secara online (via email, chat) sesuai kesepakatan Mentor dan Mentee. Bila ada saran atau keluhan bisa mengirimkan email ke betterindonesia2020@gmail.com

Bila memungkinkan akan diadakan #MMmeetup yang mempertemukan Mentor dengan Mentee serta berbagi inspirasi, tips tentang beasiswa.

Who can be Mentor?

Tidak ada batas umur. Siapapun yang pernah menerima beasiswa dalam level apapun (Undergraduate, Graduate, PhD, Summer School, Research Grant, Language Courses, dll) yang mau berkomitmen untuk membimbing dan berbagi ilmunya mendapatkan beasiswa.

Who can be Mentee?

Siapapun yang ingin belajar ke luar negeri. Punya semangat ingin maju, proaktif mencari informasi dan konsultasi.

So?

Gabung sekarang di Grup FB kami, kenalkan diri dan pantau terus timeline @InaBelajar2020 !

Kami juga sangat terbuka untuk siapapun yang ingin memberi saran atau berkolaborasi dengan kami, semua untuk satu tujuan. Indonesia yang lebih baik

Salam #BetterIndonesia 🙂

Bali, 17 Agustus 2012

Geknana

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada Jumat, Agustus 17, 2012 in #BetterIndonesia

 

Tag: , , , , ,

Your Home Address

 

I am a person who you can ask to run with 

but when you run too fast

I’ll be the one who says

“Calm down hon”

.

Let me be your true north 

the place for laying your restless soul

a name to fill in your, Home address

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Senin, Agustus 6, 2012 in Kutipan, Soul

 

Travelling : Family Trip part 1 (prolog)

Image

Dear reader,

Alhamdulillah, akhir bulan Mei lalu saya beruntung bisa mengajak mama dan adik untuk jalan-jalan di tiga kota terkenal Eropa; Paris, Roma dan Venezia. Tentu saja perjalanan selama 10 hari membawa banyak pengalaman yang seru! Gak nyangka sekarang uda punya adik yg ketularan narsis kakaknya dan mama yang demen diajak jalan ala backpakers. Walau rasa sayang diantara keluarga itu selalu ada, tapi menurut saya tetap perlu dipelihara dan salah satunya dengan travelling bersama 🙂

Saya ingin cerita sedikit tentang persiapan mengajak keluarga ke Eropa. boleh?

Awalnya agak susah merayu Mama dan Indra (adik saya) untuk membuat paspor. Ribet ngurusnya lah, susah nyari jadwal kosonglah, gak tahu nanti manfaatnya buat apa, dll. Tapi setelah dirayu2 sedikit dengan cerita-cerita tentang kota tempat belajar saya skrg (aka Paris) alhamdulillah akhirnya mereka mau bikin paspor. Paspor is your entrance key to the world, make it! 😉 

Yang kedua, Visa. Mengurus Visa Prancis bisa dibilang gampang-gampang susah dan harus disiapkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.  Untuk info tentang permohonan Visa Prancis bisa dilihat disini . Mengurus Visa sekarang tidak harus datang ke kedutaan, bisa dikirim melalui pos. Mama yg berdomisili di Bali berkonsultasi dengan konsulat Prancis untuk mengisi formulir pendaftaran visa. Selang 2 minggu pihak kedutaan menghubungi mama perihal gaji yang menurut kedutaan tidak cukup menopang perjalanan di eropa (mama saya pegawai PNS di kabupaten Tabanan). Karena mama saya tidak bisa bahasa inggris, Indra yang lagi kuliah di Bandung mengambil alih untuk menjawab pertanyaan dari kedutaan, menerangkan bahwa saya berada di Paris dan bisa menanggung biaya tempat tinggal dan perjalanan dengan tabungan dari beasiswa yang saya dapat. Alhamdulillah,, pihak kedutaan bisa menerima dan mereka dapat Visa Schengen selama 10 hari! 🙂

Sebelum keberangkatan saya wanti-wanti ke mama untuk bawa bekal makanan ala Indonesia. Alhasil, mama banyak bawa Indomie, Mie Gelas, bahkan cabe rawit!! hehe (its so precious here :D) Waktu saya kecil saya paling gemar minta oleh-oleh ‘Kue Tart’ dari mama, dan walhasil mama bawa blackforest jauh-jauh dari Bali ke Paris hihi alhamdulillah. Love you mom! Trus, sebelum berangkat saya juga berpesan sama Indra untuk hati-hati di Charles De Gaulle Airport nanti karena banyak pencopet.

Akhirnya perjalanan 5 hari di Paris dan 5 hari di Roma+Venezia sangat berkesan. Banyak foto yang sudah dibuat dan tentu saja banyak cerita yg terjadi hehe 😀 Insyaallah saya share dalam post selanjutnya, sedikit tips kalau ingin planning family trip dari saya;

1. pastikan apa keinginan dari setiap keluarga. Ada yg ingin beli kenang2an untuk sahabatnya, ada yg ingin mencoba kuliner?kalau sudah tahu keluarga maunya apa, kita bisa lebih gampang mengakomodasinya.

2. Give the preview! Sebelum berangkat Indra sudah membaca Edensor, 99 Cahaya di Langit Eropa dan mama juga sudah menonton film Da Vinci Code dan Angels& Demon. Selama perjalanan ini bisa jadi topik ngobrol yg seru semisal “Eh Castel St. Angelo ini kan tempat bom yg di film Angels & Demon itu ya kak?” atau “ini piramida terbalik di Louvre, dibawahnya beneran ada makam Maria Magdalena gak ya? (Da Vinci Code) ” Paling seru pas lihat orang memakai kostum ala patung Pharaoh untuk ngamen dan kita inget si Ikal dan Arai pas mereka keliling eropa dengan ngamen make kostum duyung (Edensor) hehe 😀

3. Besar biaya jalan-jalan relatif dengan kemauan kita untuk berhemat. Sebenarnya saya sedikit khawatir sewaktu memesan pesawat dan penginapan yg low budget untuk keluarga. Tapi alhamdulillah, mama tidak mengeluh  walau saya ajak jalan kaki dan menggunakan transportasi umum, bahkan beliau mau saya ajak naik Eiffel dengan tangga untuk berhemat.  She is the strongest mom in the world! 😀

4. berbeda dengan travelling sendiri. travelling dengan keluarga juga sebaiknya agak fleksibel. Mending ngumpulin happy moments daripada list target objek wisata yang dikunjungi. trust me, nothing’s beautiful when you are in a rush 😀

5. Write and Save everything! sebagai planner, pastikan kita selalu siap dengan dokumen2 penting selama di jalan. Paspor, Tiket transport, bukti booking, peta dan gak ada salahnya untuk menulis sedikit percakapan sehari-hari bahasa setempat untuk survival hehe. 😀

segitu dulu cerita singkat saya tentang family trip, insyaallah cerita di Paris, Roma dan Venezia akan saya update. semoga ada kesempatan lagi untuk bisa jalan-jalan dan bahagia bersama keluarga (aamiin), I prefer to treasure memories than properties 🙂

Itu sudah

(na)

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Selasa, Juni 12, 2012 in #HijabTravel

 

Tag: ,

Travelling : Lille and Petit Prix Voyage

Dear readers,

I have just got one of the best week in my life, because I went for travelling to Switzerland 5 days 4 night. I got this information before from my friend Ainun Nazriah, Indonesian student in Lille France. She told me that University Lille 1, had a Chinese Student Organisation called CICE whice organise trips to several cities with reasonable price for students, called Petit Prix Voyage. Ainun asked to join her to participate in Switzerland Trip. Luckily it was a spring break in my campus, so voila. We went to Switzerland, Alhamdulillah 🙂

The travel start from Lille on Monday 27 March 2012 , but I took a train from Paris to Lille on Saturday so I got two days to explore Lille because it was my first time visiting this city too. My firsy impression about this city is very calm and comfort environment for student. Its very different with Paris, where I live, the metropolitan city. I am very lucky because in Lille there many Indonesian students and they are very helpful. I felt like I found a new family here. Right after arriving at Lille, Ainun picked me up at the station Lille de Flanders and We met Mbak Anti to go to Salon du Musluman. We didn’t go inside because it was very crowded and the conference was conducted in France, I am afraid I will not understand it. So we decided to take a walk and explore the city.

Ainun and Mbak Anti brought me to Grand Platz There was an unique story in this market.I was staring pretty long a Harry Potter novel which was written in French, as a huge fan of Harry Potter I thought that it will help me to improve my poor French level (hehe), but I saw the price was pretty expensive for me (about 8 euro) so I took quite long time to decide whether I will buy the novel or not. And then I decided to buy and go to the cashier, the cashier was an Arabic man and he asked me “Indonesie?” I smiled and answer “yes” I asked “c’est comme biant, monsieur?” He smiled and told me ” 4 euro svp”. I was really surprised and asked “pour quia?” He said ” because we are musliman, brother”. I gave him 10 euro and then he said “no, c’est grautit!” Wowww… subhanallah 🙂

With Mbak Anti and my lucky Harry Potter ! yay ;)

After 2 days exploring Lille, I prepared my trip with Ainun to Switzerland. The travel is really reasonable price, it is 299euro for 5 days including the hotel and breakfast.  We travelled to Chateau Fontainableau, Geneva, Lausanne, Bern, Luzern, Mt. Titlis and Zurich. Sometimes the organiser will give doorprize to us and also play interesting movies. I am so happy because they played Big Bang Theory in the bus, one of my fave serial! 😀  There were abundant of interesting stories I got with Ainun during the trip. I am very happy because my trip end up with new friends and lessons. I will share several unique stories on my later posts. For now, these trip makes me have a new principle in travelling

“I prefer to treasure stories than souvenirs”

🙂

Itu sudah

(na)

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Selasa, Maret 6, 2012 in #HijabTravel

 

Tag: , ,