RSS

Arsip Kategori: Mind

Annisa

Dear Reader,

Malam ini saya mau cerita tentang sahabat saya. Awalnya agak bingung milih gaya nulisnya kayak gimana, pinginnya sie sedikit semi-romantis gitu kayak Andrea Hirata tapi pas minta izin sama orangnya buat nulis tentang dia, pesannya “jangan lebay! N biasa aja ya” hehe ๐Ÿ˜€ so, this is it.. I will write it simple and fun! Its about her, my best friend, Annisa Gita Srikandini.

Kalau saya harus cerita tentang 7 tahun persahabatan kami pasti akan jadi panjaaaaaang banget. To be short, she is my first mate in HI UGM and now I work in the same office with her, our center of excellence, HI UGM ๐Ÿ™‚ .

believe me, we’ve been in every upside down of friendship, except one thing ofcourse, fall in love to each other!! Hihihi (naudzibillah ya Nis,,ketok2 meja)

Malam ini saya mau sharing 1 chapter yg kami jalanin sebulan terakhir. Bulan lalu, in some way she dragged me to host national IHL debate competition in campus. Dan entah kenapa saya susah nolak ajakin mbakyu Nisa ini (hehe). So in the end, selama sebulan intensitas kami kerja bareng jadi nambah banget, saya kebagian coordinate acara dan dia bagian coaching team. Tapi ujung-ujungnya saya keikutan ditarik buat bantu coaching juga (wakakakak). I just stick with u sist!! ๐Ÿ˜€

Kerja bareng sama Nisa, ada beberapa signaturenya yang ga pernah berubah dari 7 tahun lalu.
1. Organizer! Mungkin buat reader yg pernah liat schedule saya,, dijamin schedule sahabat saya ini 3 kali lebih penuh dari punya saya!! Hihihihi.. She’s well planned and push her self to the limit. Boleh dibilang, organizer uda jadi kayak bible-nya Nisa. She put everything inside and believe me she put high commitment on her schedule, so don’t try to be late or brake your promise with her guys! ๐Ÿ˜‰

2. Worktime. Tiap ketemu sama orang yg bakal kerja brg Nisa saya bakal bilang “guys, siap2 pulang kerja minimal maghrib ya..” Hihihi.. Its true, she is a hardworker.so, selama sebulan saya “dengan senang hati” pulang kerja malam. Jaman kami kuliah juga gitu,,mungkin klo ga ada dia saya ga bakal pernah belajar di perpus mpe malam2. Dan tiap kali aku mulai ngeluh dia bakal bilang “na, jadi orang yg sabar yaaa” dengan gaya khasnya yg minta dijewer Hahahaha :))

3. Surat Cinta. Nah ini dia,, Nisa itu tipikal cewek yg reflektif dan suka nulis. Yap, suka nulis. Apapun dia tulis termasuk surat cinta! Kira2 begini template surat cinta yg sering saya terima dari Nisa,

Dear nana,

Na barusan aku diskusi dengan…. Nah ini ada 5 poin yg perlu di follow up
1. Hubungi si anu via email bilang bla bla bla
2 tentang anu, kita perlu anu, kamu bisa bantu anu ga??
3. Bla bla
4. Bla bla bla..
5. Besok ketemu aku ada 3 poin yg mw tak tambahin

Gitu ya na,

Love n hugs! ๐Ÿ™‚

Bener2, surat cinta yg romantis ya hehehehe ๐Ÿ˜€

But overall,, I ENJOY my work with her! Moreover being her friend! Its miracle that ALLAH made us so close, even closer in this month. Why miracle, because she is a defensive and privacy-holder woman and I am a curious and sensitive one. So it is amazing to found ourselves in this level and can laugh to each other, alhamdulillaah.. ๐Ÿ™‚

But we speak in same language about PURSUING OUR DREAM. We keep on supporting each other. And also we speak the same language in LOVE issues!! Cuma air mata yg pernah jatuh, pelukan yg hangat dan doa yg jadi saksi tentang itu ya Nis ๐Ÿ™‚

Overall,, this is definetely not my last writing about her, since we’ll be together like forever insyaallah.. But for now let me answe her statement on me two days ago “na, gara2 lomba ini kita jd tambah deket ya..dulu paling ketemu klo pas ga ada kelas, tp skrg kita punya lbh banyak waktu..” . “Iya Nisa,, moga ukhuwah kita makin erat dan diridhoi ALLAH ya..amiin” ๐Ÿ™‚

Let’s be on TOP together!!

Nb : dear Nisa yg lg nge-drop, banyak2 istirahat n minum jus buah yuuk..intinya satu,, jadi orang yg sabar ya Niiiiissss.. Hehehe ๐Ÿ˜€

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Selasa, Mei 10, 2011 in Tentang Manusia

 

Tag:

Episode 45 : Progesteron

“Kemampuan berkomunikasi dengan orang lain itu penting,

lebih penting lagi berkomunikasi dengan diri sendiri”

(geknana)

 

 

Dear Progesteron,

Surat ini aku tulis khusus untukmu, yg sedang bersemayam dalam siklus haid minggu ketiga tubuhku ๐Ÿ™‚

Salam kenal, Ms. P ! Meski dirimu telah hadir sejak umur puberku, tapi aku baru mengerti tentang hadirmu beberapa bulan terakhir sejak aku baca lebih detail tentang siklus tubuh perempuan. Aku baru paham tentang pengaruhmu pada fisik dan emosiku.ย  Tapi tenang saja, surat ini bukanlah surat untuk menuduhmu atas sifat-sifatku yang labil, tapi surat ini adalah proposal kerjasama. ๐Ÿ™‚

Kau tahu P, setiap kali kau datang selalu ada tanda-tanda khusus yg mulanya aku tidak terlalu peduli. Nyeri-nyeri ringan diperut, tekanan darahku yang menurun, nyeri di tulang punggung dan pinggang, dan nyeri-nyeri disana P, iya disana! tak perlulah aku tulis disurat ini ya. ๐Ÿ˜€

Lebih lagi, setiap kau datang jiwaku seperti roller coaster P, naik turun! Seolah-olah kau datang bersama sahabatmu bernama insecure yang membuatku selalu khawatir pada hal-hal yang mungkin tak perlu. Temenmu si insecure itu sering nakal menggoda otakku untuk selalu negatif dengan sekitarku P, hu uh ๐Ÿ˜ฆ Ada saja pikiran aneh dan curiga yang dia bawa dan membuatku merasa khawatir, sangat khawatir malah, dan bisa membuat dadaku ngilu gak karuan.Dulu, kalau sudah kayak gini, aku jadi bingung banget P, rasanya pingin marah-marah, bete mendadak, diem bahkan bisa jadi nangis. Sering, aku jadi nyalahin orang lain padahal kalau dipikir-pikir mereka ga ada salah apa-apa kok P. Lebih seringnya lagi, aku jadi sering nyalahin diriku sendiri P, fokus pada kekuranganku, kejelekannku, kesalahanku. Aku jadi merasa gak nyaman dengan diriku. ๐Ÿ˜ฆ

Gak cuma insecure P, ada temenmu yang suka nimbrung juga kalo kamu lagi datang. Namanya, moody. Wah,, kadang aku kerepotan juga kalau yang satu ini datang. Kerjaan jadi ga beres-beres, kadang hubungan ke temen jadi gak lancar juga. Dan sedihnya, ini juga ngaruh ke ibadahku. (astagfirullah) ๐Ÿ˜ฆ

……………

P,

Kau tahu, setelah aku baca banyak tentangmu di buku aku jadi lebih tenang. Maaf ya, selama ini aku cuma menganggapmu masalah. Padahal aku tidak akan tahu yang positif jika tidak pernah mengalami yang negatif. Aku tidak akan pernah mengenal rasa nyaman kalau tidak berkenalan dengan ketidaknyaman. Terima-kasih karena kau mengajariku semua itu P! ๐Ÿ™‚

Kamu lah yang membuatku lebih sensitif dan peka dengan sekitarku, kamu jualah yang membuatku lebih peduli dengan kesehatan tubuhku. Mengajakku minum susu dan buah untuk asupan kalsium dan vitamin saat kau datang. Melarangku begadang dan menjaga waktu tidurku. Menghaluskan perasaanku.

P,

Surat ini aku tulis sebagai proposal kerjasamaku denganmu. Hari ini sudah hampir seminggu kau hadir lagi di tubuhku. Dan gejala-gejala fisik dan emosi itu sedang datang lagi. termasuk si insecure & moody. Terlebih lagi semalam. Fajar ini, setelah merenung banyak aku memutuskan untuk menulis surat ini P. Mulai hari ini aku ingin berubah lebih baik P. Aku tidak mau selamanya dikontrol oleh mereka berdua. Bersamamu P, aku ingin kita bekerjasama untuk mengontrol mereka berdua yuk P! ๐Ÿ˜‰

Tentu saja aku tidak bisa mencegah mereka datang P, karena mereka adalah sahabat-sahabatmu. Tapi bersamamu, aku ingin belajar pelan-pelan untuk mengontrol mereka supaya tidak mengganggu aktivitasku, persahabatanku, dan hubunganku dengan orang lain. Bersamamu aku ingin merayakan insecure & moody dengan positif P. ๐Ÿ˜‰

Lalu, aku ingin lebih fokus pada kelebihanmu yang lain. Saat kau datang aku ingin lebih bersahabat dengan rasa peka dan halus. Aku ingin lebih peduli dengan tubuhku. Aku akan memberimu lebih banyak buah dan kalsium P, kau senang kan? hehe ๐Ÿ˜€

P, aku jadi berpikir,kau datang dua minggu dalam 4 minggu. mungkin itu mengapa persaksian kami (perempuan) dihitung setengah ya P, karena memang saat kau datang otakku tidak bisa berpikir jernih. Mungkin itu pula ALLAH mengibaratkanku adalah tulang rusuk yang bengkok. Terlalu keras diingatkan bikin aku patah, terlalu lembut tetap saja bengkok. (Wallahualam) Tapi justru karna kita tulang rusuknya laki-laki maka kita yang paling dekat dengan jantungnya kan P? aiih aiiih aku jadi maluu sendirii ๐Ÿ˜› :P.

Tapi P,ย  mungkin itu pula mengapa Rasulullah berpesan ;

โ€œWahai para wanita, bersedekahlah dan perbanyak istighfar karena aku melihat penduduk neraka yang kebanyakan adalah kalian.โ€ (HR.Muslim

Astagifirullah P, jangan sampai aku termasuk perempuan yang tidak bisa mengontrol emosinya ya P.. amiin.

Pย  sayang,

mulai hari ini kita bersahabat yuk.. bersamamu aku mau belajar mengontrol emosiku dengan perbanyak istigafar dan sedekah. menjadi perempuan yang lebih baik lagi. Muslimah yang simple dan positif! Bismillaah… semangat! ๐Ÿ˜‰

 

ps: untuk Esterogen, tunggu giliranku nulis surat untukmu ya! hehe ๐Ÿ˜‰

Itu Sudah

(na)

source gambar : http://mikebm.files.wordpress.com/2008/01/real_emotion_by_qa9ed2000.jpg

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Rabu, April 6, 2011 in Tentang Manusia

 

Tag: , , , , , , ,

Emak

Ibu itu,

perwujudan dari Ketulusan, Kecerdasan, Kerja keras,

Pendidikan dan Kasih Sayang-NYA

yang abadi…

(geknana-01 Juli 2010)

Dear Readers,

Kalimat itu terlintas setelah membaca novel inspiratif karya Daoed JOESOEF, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayan (1978-1983) . Mungkin kalo misalnya sahabat semua searching di Google.com sudah banyak yang mengulas tentang novel ini dengan komprehensif, karena memang novel ini diibaratkan seperti makanan, kaya dengan nutrisi. ๐Ÿ˜€ Dilatar belakangi dengan era kolonisasi Belanda, novel ini mengisahkan kehidupan keluarga Daoed di Sumatera Utara. Pada masa itu pendidikan masih menjadi hal yang eksklusif, namun suasana keluarga yang disajikan “Emak” (Ibu Daoed) tidak kalah kualitasnya dengan pendidikan yang akhirnya bisa Daoed kecap di Sorbonne, Prancis.

Sekarang, ijinkan nana untuk menceritakan pelajaran apa yang bisa saya terima dari novel ini. Tentang kualitas Emak sebagai seorang perempuan dan Ibu.

1. Ketulusan

Ketulusan, yak! itulah modal utama Emak membina keluarganya. Tak hanya untuk suami dan anak-anak, ketulusan Emak ini juga ia turutkan untuk orang lain bahkan orang yang baru dikenalnya. Misalnya ketulusan Emak menerima seorang pelajar yang indekos di rumahnya. Meski pelajar itu adalah orang yang tak dikenal, bahkan akhirnya tidak punya cukup uang untuk membayar kos, Emak tetap dengan tulus menyediakan makanan dan minuman meski pelajar itu tidak memintanya.

2.ย  Kecerdasan

Untuk yang satu ini, sungguh! nana paling bingung bagaimana harus menguraikannya, karena karakter Emak ini sarat dengan kecerdasan dan ide-ide yang briliant. Emaklah yang secara mengejutkan ingin belajar naik sepeda, yang pada zaman itu tidak ada perempuan di kampung yang mau menggunakan kendaraan kompeni ini. Tapi justru ketika Emak berhasil menggunakan sepeda banyak perempuan yang akhirnya ikut-ikutan. Belum lagi kisah Emak yang mendorong Daoed untuk belajar melukis kata Emak “keindahan itu bisa dinikmati dengan dua cara, dimiliki dan membiarkan keindahan itu mati atau dibiarkan saja apa adanya dan menikmati keindahan yang hidup itu”ย  Dan yang paling nana kagumi tentu saja kecerdasan Emak menata taman dan pekarangan rumah, dan mengajak seluruh keluarga untuk ikut merawat. Briliant!

3.ย  Kerja Keras

Meski tidak pernah mengenyam pendidikan formal, Emak adalah pelajar yang tekun. Dia tidak pernah menutup kesempatan untuk selalu belajar dan mendorong anak-anaknya untuk melakukan hal yang sama. Cerita yang menarik saat Emak bertemu dengan Bang Akib si calon perantau. Saat bang Akib menyerah dengan kehidupan, dengan penuh kebijakan Emak menasehati ” Berdoa itu, bukan hanya menengadahkan tangan dan meminta-minta dengan air mata tapi melakukan yang terbaik yang kita lakukan, bekerja keras dan pantang menyerah juga termasuk doa”

4. Pendidikan

Urusan pendidikan, saya harus acung jempol pada Emak. Kita bisa belajar dari apapun, siapapun dan dimanapun. Emak yang mendorong Daoed untuk belajar melukis dari lidi dan tanah, mencatat semua obrolan-obrolan penuh nutrisi otak dengan Mas Singgih si pelajar indekos, dan yang terpenting mendorong Daoed untuk membaca, membaca dan membaca. Emak juga mendorong anak-anaknya untuk tidak membatasi diri dalam pergaulan, memilih sekolah dan sahaabat. waahhh banyak deh, pembelajaran tentang pendidikan dari Emak satu ini ๐Ÿ˜‰

5. Kasih Sayang

Untuk yang satu ini, meski selalu tersirat di setiap bab novel saya paling tertarik dengan bab terakhir. “Emak dan Cahaya” karena memang begitulah kasih sayang seorang ibu, seperti Cahaya yang akan selalu kita cari dan rindukan ๐Ÿ™‚

Ibu,

Meskiย  ribuan tulisan mungkin sudah mengupas tentang sosok satu ini, mungkin tidak akan pernah memudarkan pesona kelembutan di balik kekokohannya, kesantunan dibalik kesungguhannya.ย  Bila setiap orang bisa berpikir dan melihat pesona Ibu seperti Daoed, mungkin saat ini sudah ada hampir 6 Triliun kisah tentang Ibu. ๐Ÿ™‚

Dan cita-cita saya, semoga nanti saya bisa menjadi seorang Ibu yang saya sebutkan di atas, mewakili kasih sayang Tuhan untuk manusia. amiin

Itu Sudah

(na)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Senin, Juli 5, 2010 in Tentang Buku

 

Tag: ,

Episode 44 : Laki-laki itu

Dear readers,

Kali ini saya ingin bercerita tentang salah satu laki-laki yang saya kagumi. Kekaguman ini bukan kekaguman perempuan pada laki-laki (a.k.a naksir) tapi lebih ke kekaguman pada karakter kuat yang ada di dalam jiwa laki-laki ini. Sebut saja namanya Ali. Ali adalah kakak dari sahabat saya. Kira-kira saya sudah mengenalnya selama 6 tahun. Sekilas perawakannya sederhana dan terkesan cuek dengan penampilan, sering memakai kaos oblong, sandal jepit “swallow” dan rambutnya dibiarkan saja agak panjang. Tapi jangan ditanya bagaimana isi otaknya, cerdas dan berwawasan!

Ada dua hal menarik yang saya ingin saya pelajari dari orang ini, tahan banting dan keyakinan.

Tahan banting.ย  Setelah lama sekali tidak mendengar kabarnya, kira-kira dua minggu lalu saya bertemu lagi dengan Kak Ali. Kami banyak bercerita tentang kehidupan dan aktivitas kami masing-masing. Sudah hampir 3-4 tahun ini dia bekerja di organisasi palang merah internasional. Saat ini dia menetap sementara di semarang. Pekerjaanya membuat dia harus pergi ke daerah-daerah terpencil, melakukan sosialisasi, bertemu dengan warga, memformulasi ide-ide untuk keselamatan dan kesejahteraan masyakarakat. Dia bercerita bagaiman dia begitu ‘passionate’ dengan pekerjaanya.Yang membuat saya tertarik adalah saat itu saya bertanya padanya

“Ngak tertarik mengejar karir di jakarta kak? kan di sana kota penuh tantangan!”

Mendengar pertanyaan itu dia mengernyitkan dahinya dan berkata “Tantangan??” “Buatku jakarta itu bukan tantangan na, berikan aku tugas di tempat yang terpencil, tidak ada akses internet dan fasilitas yang memadai itulah tantangan untukku”

Biasanya bila mendengar jawaban ini dari orang lain, aku akan mengecap orang itu sombong ๐Ÿ˜› tapi tidak untuk laki-laki ini. Pengalaman bekerja bareng dengannya sebagai di beberapa event, lomba dan program membuat aku tahu karakter dan semangat kerjanya. “I get what I want” itu yang selalu ia ucapkan termasuk saat kemarin kami bertemu.ย  Selain bekerja keras untuk mencapai yang ia mau, ia juga dengan ‘cerdas’ memilih apa yang ia benar-benar mau, bukan karena emosi belaka. Jarang sekali saya melihatnya menurutkan emosi.

Usaha dan kerja keras tidak cukup , ibadah dan doanya juga harus pol!

Itu resep khusus kak Ali. “lalu gimana kalo sudah berjuang keras tapi keinginanmu ga tercapai kak?” Kak Ali pun menjawab “berarti ibadah dan doanya masih belum pol! Allah itu Maha Segalanya na, kita cuma tinggal Minta.. tinggal Minta… “

Resep khusus ini juga yang ia pake dalam hidup percintaanya (ehem!) Saya kenal sekali dengan pasangan kak Ali. Mereka teman sekelas saat SMA. Benih-benih cinta itu tumbuh di masa-masa bikin tugas kelas bersama (aiiiih) Setelah menyelesaikan kuliah, pasangan kak Ali diterima kerja di sebuah Bank yang mewajibkannya untuk mengabdi dan tidak boleh menikah selama 3 tahun.ย  Tahun lalu, saat kami bertemu di program palang merah, aku mendapati kak Ali berpuasa padahal saat itu bukan Ramadhan ataupun hari senin, kamis. Saat kutanya, dia bilang “Kan kata Allah, jika ingin menikah tapi belum mampu perbanyaklah berpuasa” As simple as that! ๐Ÿ™‚

Kemarin pun, saat saya tanya lagi “Masih puasa Daud Kak?” “InsyaAllah masih” jawabnya mantap. “Sejak kapan sie kak mulai puasanya?” Dia bercerita sejak dia merasa yakin bahwa perempuan itu yang akan menjadi pilihannya maka ia berpuasa. Itu kira-kira setahun setelah mereka menjalin hubungan.

Hah.. laki-laki ini, saya belajar banyak darinya. Semoga laki-laki bisa selalu istiqomah. Dan semoga tahun depan saya benar-benar akan mendapat undangan pernikahan darinya yg baru saja bertunangan tahun lalu. Seperti rencananya 2011. Amiin ๐Ÿ™‚

sourceย  gambar : http://img3.photographersdirect.com/img/13886/wm/pd1800585.jpg

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Rabu, Juni 2, 2010 in Tentang Manusia

 

Tag: , ,

Episode 43 : Suatu Makhluk Bernama Perempuan

Menutup semaraknya peringatan hari Kartini, nana pingin nulis tentang makhluk unik dan istimewa ciptaan Tuhan ini, siapa lagi jika bukan, P.e.r.e.m.p.u.a.n ๐Ÿ˜‰ย  Mengapa unik dan istimewa? Check this list out!

  1. Perasaan perempuan sangat luas, seperti bumi dengan kedua kutubnya .. tidak mudah ditebak! Itu yg membuat makhluk selain perempuan penasaran dengan kita.. hehe..
  2. Air Mata. Perempuan bisa menggunakan air mata untuk berbagai tujuan, menunjukkan rasa bahagia, rasa sedih, rasa takjub, rasa marah. Bahkan air mata perempuan mampu meluluhkan hati sekokoh karang ๐Ÿ˜€
  3. Perempuan juga bisa menjadi makhluk yg tegar dan hebat demi yg ia sayangi. Tak mengapa jika harus banting tulang, melakukan pekerjaan buruh, menahan lapar dan dahaga,mengorbankan keinginan pribadi demi senyum dan kebahagian yang ia sayangi. (jadi kangen mama… T.T )
  4. Feminim. Kelembutan perempuan bagai mendung yg menaungi bumi dari teriknya matahari, bagai tetes air hujan yang menyuburkan tanah tandus.
  5. Multitasking. Meski seorang perempuan sedang berada di tengah-tengah kesibukan, otaknya selalu sempat untuk memikirkan urusan-urusan yang lain. Baju yg belum dicuci, lantai yg belum di pel, tagihan listrik yg belum dibayar, makanan yg akan disajikan untuk orang tersayang.
  6. Tamu istimewa. Yup, apalagi kalau bukan PMS. Satu minggu dalam 30 hari dimana perempuan menjadi seperempuan yg ia bisa. Perasaan yg tidak menentu, hati yg selalu was-was, pikiran yang serabutan, tubuh yang kadang bisa meronta. Dan tolong dipahami, jika kami kadang kala harus menjadikan PMS ini sebagai alasan sikap yang aneh dan tidak biasanya hehe ๐Ÿ˜€
  7. Detail. Jadi inget iklan sebuat obat dimana ada seorang suami yang nanya ke istrinya yg sedang di luar rumahย  “ma, obat **** dimana ya?” lalu sang istri menjawab ” itu di lemari, laci kedua dari bawah, disana ada kotak kecil dengan kantong plastik, nah **** ada di plastik warna biru” Sang suami hanya bisa melongo…. hehe.. itulah perempuan ๐Ÿ˜‰
  8. Berbagi. Jangan biarkan perempuan menyimpan bebannya sendiri, kami terlalu rapuh jika dibiarkan menanggung semua permasalahan kami. Tapi kami juga tidak suka terlalu digurui dan tidak diberikan kebebasan kehendak ( ๐Ÿ˜› ) Kadang kala apa yang kami butuhkan hanyalah kedua telinga yang mendengarkan, hati yang berempati dan kehadiran yang sepenuhnya untuk kami berbagi. Kami hanya tidak ingin merasa sendiri…
  9. Rasa vs Logika. Bukan berarti perempuan tidak pernah menggunakan logika, hanya saja perasaan kami yang begitu besar sering datang lebih dulu jika menghadapi sesuatu. Waktu berpikir yang cukup dan kepercayaan akan membantu kami untuk mengambil keputusan. Akan lebih baik bila keputusan itu akhirnya diterima dan diberi masukan dengan cara yang halus jika memang ada kesalahan ๐Ÿ™‚
  10. Tulang Rusukย  . Kami hanya tulang rusuk yang bengkok. Bukan dari ubun-ubun yang bisa membuat kami tinggi hati, bukan pula dari telapak kaki yang menjadikan kami teraniaya. Tapi dari tulang rusuk, dekat di hati untuk disayangi, dekat di lengan untuk dilindungi. Kami adl tulang rusuk yg bengkok, terlalu keras dididik membuat kami patah, tidak dididik membuat kami tetap bengkok. Didik kami dengan pelan , konsisten dan penuh kesabaran. ๐Ÿ™‚

Alhamdulillah… itulah list-list yg berhasil nana kumpulkan tentang perempuan, buat pembaca semua yg ingin menambahkan dengan senang hati nana terima komentarnya ๐Ÿ˜‰ย  Tuhan sungguh Maha Adil ya, diciptakannya perempuan dengan segala keistimewaannya untuk menyayangi dan memperindah dunia dan diciptakannya laki-laki dengan segala kekuatannnya untuk menjaga dan melindungi keindahan itu.

Berbeda untuk saling melengkapi. ๐Ÿ™‚

Wallahualam bi shawab

 

ps : source gambar http://halamanrohmad.files.wordpress.com/2009/08/silhouette-of-woman-praying.jpg

Itu Sudah

(na)


 

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Kamis, April 22, 2010 in Mind, Tentang Manusia

 

Episode 41 : Cemburu dan Roller coaster

https://i2.wp.com/lh3.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnaxmZ6fbgI/AAAAAAAALNw/Jt1dcVBzcvY/craziest-roller-coaster-1.jpg

Cemburu dan Rollercoaster

Kawan…Kalau kamu bisa,coba berikan aku satu nama orang yg kamu kenal yang tidak pernah merasakan cemburu di dunia ini.ย Ada??Yakin?? Coba dipikir ulang, apakah dia pernah cemburu pada pasangannya? Tidak. Oke, bagaimana kalo cemburu padaย kelebihan orang lain? Tidak. Baiklah, gimana kalo cemburu pada kesuksesan atau kemenangan orang lain? Tidak. Wow..!!ย tapiii gimana kalo cemburu pada kesempurnaan dan merasa dirinya tidak pernah puas untuk mendapatkanย sesuatu?? hmmm….susah kaaann?? hehehe.. I gotcha ๐Ÿ™‚
Tulisan ini adalah opini nana bahwa semua orang pernah mengalami cemburu. cemburu itu manusiawi. justru, cemburu ituย adalah puncak humanisasi seseorang. Why?
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Senin, November 23, 2009 in Mind, Tentang Cinta

 

Tag: ,

Quote 24 : Lover is like a shoes

“I wouldn’t bother my time to find my PERFECT shoes, because all I need is my RIGHT shoes

which keeps my feet warm and protect it from any harm…

and it’s not far, it’s here! right beside me..

it’s YOU.

thanks for being such a RIGHT shoes for me ๐Ÿ™‚ “

(geknana)

 klo ada yg mw ngopy boleh kok...tp gak jamin ya efek sampingnya gimanaa hehehe ๐Ÿ˜›

spaceball

Menurut nana, kekasih itu seperti “Sepatu”… biasanya kalo lagi window shopping kita sering silau dengan banyaknya sepatu yang cantik dan lucu, namun biasanya akan ada satu yang membuat kita berhenti sejenak depan sepatu yang menurut kita gayanya “its so me..!” dan pingin nyobain, trus pas kita coba2 bentar rasanya pas,meski kadang2 keinginan untuk melihat yg lain juga masih ada tapi kesan pertama yg ia berikan menjadi pembanding yang lumayan berat dari yang lain, lebih-lebih kalo harganya “cocok” dengan kita. nah, pertimbangan2 itulah yg akhirnya bikin kita mutusin untuk memilih sepatu itu. dan biasanya awalnya kita yakin, its just so perfectly fit on me. ๐Ÿ˜‰ Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Senin, September 28, 2009 in Mind, Tentang Cinta