RSS

#HijabTravel : Masjid di Geneva

24 Agu

Dear reader

Masih ingat posting saya tentang Trip ke Lille dan Swiss? Berikut ini cerita saya di kota tujuan pertama di Swiss,Geneva. Rencananya ini juga sebenarnya tidak disengaja. Saat itu saya sudah merencakan mengikuti fieldtrip kampus ke Maroko untuk liburan mid semester musim semi. Tapi karena keterbatasan waktu mengurus visa akhirnya saya membatalkan rencana liburan itu. Lalu, Ainun Nazriah, rekan sesama pelajar Indonesia di Prancis mengundang saya untuk datang ke kotanya di Lille dan ikut tur yang diadakan organisasi mahasiswa Cina di Lille, CICE (http://petitprixvoyages.com ). Tur ini diadakan selama 5 hari 4 malam mengunjungi beberapa kota besar di Swiss, saya sangat tertarik dan langsung mengiyakan undangan Ainun.

Sabtu, 25 Februari 2012 saya berangkat ke Lille untuk bertemu Ainun dan rekan-rekan pelajar Indonesia lainnya. Kami memulai tur hari Senin 27/2 pagi, malamnya saya menghubungi sahabat saya Dinna Pratiwi yang sedang mengambil studi S2 di Geneva. Awalnya saya pikir panitia tur akan menyediakan penginapan di Geneva, jadi saya berniat mengajak Dinna untuk reunian di malam hari karena siang hari Dinna harus kuliah. Tapi ternyata, kami menginap di kota perbatasan Prancis-Swiss karena harga penginapan di Geneva sangat mahal. Sedikit kecewa terpaksa saya membatalkan janji reunian kami.

Selasa pukul 9 pagi kami tiba di Geneva, bis yang isinya sekitar 40an mahasiswa berhenti di dekat Jet d’Eau , air mancur yang terkenal di Geneva. Kami diberi waktu hingga pukul 2 siang sebelum akhirnya bis akan berangkat menuju kota lain di Swiss. Saya menyampaikan niat saya untuk mengunjungi masjid-masjid ke Ainun. Alhamdulillah dia mengerti dan akhirnya kami sepakat untuk mencari Turis informasi untuk bertanya alamat masjid.

(peta untuk turis di Geneva)

Petugas informasi menunjukkan jalan dan kami harus naik bis untuk ke masjid. Mesin tiket di Swiss harus dibayar menggunakan koin, jadinya kami harus mencari toko terdekat dan menukarkan uang Euro kami dengan beberapa koin Franc. Setiba di masjid saya kagum dengan bangunan masjid yang mungil tapi indah ini. Subhanallah.

(Masjid Geneva)

Saya bersyukur bisa masuk masjid dan melihat-lihat ke dalam.

Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan Al-Quran dan Islam. Di lantai dua ada beberapa ruangan yang terlihat seperti kelas.

Setelah selesai berkunjung kami buru-buru kembali ke kota untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata di Geneva. Tak disangka saat kami hendak menyebrang kami berpapasan dengan ibu-ibu yang langsung menyapa kami ‘Indonesia?’. Senang sekali rasanya bisa bertemu orang Indonesia di Geneva, lalu kami ngobrol sebentar dan saya bercerita punya sahabat yang sedang belajar di Geneva. Tiba-tiba di belakang kami ada suara yang memanggil nama saya “nana!” . Saya menengok ke belakang ternyata itu Patricia! Adik kelas saya waktu SMA di Bali dan dia bersama, Dinna! Subhanallah.. saya merasa kunjungan ke masjid Geneva benar-benar memudahkan perjalanan kami. Saya senang sekali akhirnya jadi reunian dengan Dinna dan Patricia. Kami makan siang bersama dan menghabiskan waktu di danau Geneva. Alhamdulillah

(surprised reunion with my bestie Dinna, love it! ^^)

(Ibu2 Indonesia, Patricia, Dinna, nana)

(Ainun, Dinna dana nana di Geneva, EPIC MOMENT!)

Itu sudah

(na)

Iklan
 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Jumat, Agustus 24, 2012 in #HijabTravel

 

Tag: , , , , , , ,

9 responses to “#HijabTravel : Masjid di Geneva

  1. ariohendra

    Minggu, Agustus 26, 2012 at 8:04 pm

    wow gak nyangka mesjid yang dari luar keliatan kecil ternyata di dalamnya megah, oya itu kalo sehari hari banyak yang ibadah disana ya?

     
  2. geknana

    Senin, Agustus 27, 2012 at 11:55 am

    banyak yang beribadah dan belajar Islam juga, plus tempat ini juga jadi salah satu objek wisata bagi turis asing yang ingin belajar Islam 🙂

     
  3. ledi diana

    Rabu, September 12, 2012 at 5:08 pm

    Masha ALLOH indah masjidnya..

     
  4. geknana

    Kamis, Oktober 4, 2012 at 11:34 am

    insyaallah ukhti Diana juga bisa kesana 🙂

     
  5. agung

    Senin, Agustus 19, 2013 at 5:00 pm

    assalamualaikum..
    kebetulan mau berkunjung ke geneva sekitar Oct 12 2013, keperluan training dr kantor.
    apakah ibu ada referensi guide dr org indonesia di geneva? preferred yg muslim spy bisa menunjukkan masjid2 di geneva.
    terima kasih.

     
  6. geknana

    Senin, Agustus 19, 2013 at 5:42 pm

    Walaikumsallam Pak Agung
    mohon maaf karena saya juga turis di geneva dan hanya berkunjung sebentar saya tidak punya referensi guide/travel agent lokal.
    saya hanya punya kenalan yang kebetulan sedang studi dan bekerja disana, tapi mungkin hanya bisa menemani saat sedang tidak bertugas. kalau bapak mau, bisa minta alamat email/facebook? nanti saya hubungkan dengan rekan saya itu 🙂

     
  7. yusman

    Sabtu, September 28, 2013 at 2:23 pm

    assalamualaikum..tgl 8-13 oktober 2013 insyaAllah sy ke Jenewa, Swiss untuk tujuan workshop di WHO. mohon referensi tempat2 makan yang halal juga kalo ada komunitas mahasiswa muslim di sana. kontak via email/g-talk: yusman.customs88@gmail.com. terima kasih

     
  8. Nadia

    Minggu, Juni 15, 2014 at 7:31 pm

    Hi mba,info yang menarik. Kalo boleh saya tahu, komunitas mahasiswa indonesia di geneva nya masih ada infokah? Karena saya akan berangkat kesana beberapa bulan kedepan. Karena ini pertama kalinya saya ke geneva, saya ingin tahu info2 makanan halal dsb. Terima kasih mba…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: