RSS

Quote 22 : Hadapi Ketakutan Cinta

22 Jan

Harus lebih berani menghadapi setiap ketakutan

karena setiap Cinta pasti diuji

.

catatan :

Ketakutan pasti akan selalu datang untuk melemahkan Cinta. Takut akan kehilangan, takut akan berpisah, takut tidak tercapai, takut takut dan takut… Tapi bukankah menCintai itu berarti memberi? maka kebersamaan bukan tujuan utamanya. Tapi kebersamaan adalah anugerahnya.

Lalu untuk apa kita menCintai? karena satu alasan tentunya 🙂

Iklan
 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Kamis, Januari 22, 2009 in Soul

 

Tag: , , ,

7 responses to “Quote 22 : Hadapi Ketakutan Cinta

  1. fahmi

    Jumat, Januari 23, 2009 at 3:46 pm

    Nice post bu.. Maturnuwung sudah mengingatkan soal ‘cinta’.. Tuhanpun mencintai hamba-Nya dengan memberi segalanya..

    http://suluk.blogsome.com/2008/09/11/cinta-bawamhy/ .

     
  2. emeld

    Sabtu, Januari 24, 2009 at 2:46 am

    cinta itu bukan “take and give” tapi “give and receive”, bukan begitu My Sister??

     
  3. monique

    Sabtu, Januari 24, 2009 at 5:27 am

    All about love and loving. But Do you know why woman make an affair??

     
  4. yulia

    Selasa, Juli 21, 2009 at 10:41 pm

    mm,, nana,, mungkin agak melenceng ya, tapi kemaren baru dapet masukan dari teman, intinya,

    cinta itu adalah
    “perasaan dimana kita akan selalu memberi dan menyayangi tanpa pamrih apapun” karena kita menyadari bahwa orang yang kita cintai adalah milik Allah SWT.

    jadi kalo kita masih merasa takut kehilangan, itu berarti kita bukan cinta dengan dia, tapi suka, dan suka itu penuh dengan nafsu dan ego.

    he,, jadi panjang ya??:p

     
  5. geknana

    Kamis, Juli 23, 2009 at 12:32 am

    gak melenceng kok mbak =)
    *like this
    hehe

     
  6. eko supartono

    Sabtu, Januari 23, 2010 at 1:44 am

    aku pernah membaca tshirt yang dikenakan oleh seorang mahasiswa dg bertuliskan ” LOVE ON UNDERSTANDING, ALL MYSTERIUSIES” bgm dengan pernyataan ini,,,,,,,,,,,,,,

     
  7. geknana

    Kamis, Februari 4, 2010 at 12:54 pm

    @eko supartono : maaf saya belum paham maksud kalimatnya apa ya? klo menurut mas eko sendiri bagaimana??

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: