RSS

Episode 34 : Arti Sahabat

03 Jan

To me, bestfriend is a life-changing friend

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam, yaitu bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam; bila ia memanggilmu penuhilah; bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah; bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya = semoga Allah memberikan rahmat kepadamu); bila dia sakit jenguklah; dan bila dia meninggal dunia hantarkanlah (jenazahnya)”. Riwayat Muslim.

Pahlawan, tahukah kalo hari ini cuacanya begitu cerah… Langit biru seluas samudera dengan awan seputih kapas terus memayungi gerak perjuangan yang kita lalui hari ini.  bahkan dari jendela kamarku di lantai dua, nana masih bisa menikmati suasana ceria sabtu ini.  Dan lebih senangnya, setelah tadi pagi dibombardir dengan asap2 pengusir nyamuk aides aegypty akhirnya burung2 kenari tetap mau bertengger dan berkicau menemani saat-saat soreku yang penuh  dengan kedamaian ini. Sebenernya gak terlalu damai-damai banget sie, karna masih banyak  tugas-tugas yang menumpuk dan menjerit untuk diselesaikan…Yah, buah dari kemalasan dan menunda-nunda.  Tapi, sejenak…nana ingin berdamai dengan sore ini dan memikirkan tentang 22 x 365 yang telah  nana lewati ini.Hari ini, di tengah-tengah kesendirian nana dan diri nana sendiri, muncul satu pertanyaan.

Am I a lonely person?


Yah…mungkin kalo na bertanya pada orang lain akan ada berbagai jawaban yang bisa nana dapatkan.  tapi saat ini nana ingin bertanya pada diri sendiri. apakah nana orang yang kesepian? hmmm…  ada seseorang yang sering mengungkapkan hal ini pada nana “Aku lahir sendiri, matipun aku akan sendiri,  maka aku tidak akan takut jika aku harus menjalani hidupku sendiri”. (PS : you know who you are 😉 )  nana berpikir, perkataannya ada benarnya. Bahwa apa yang kita lakukan di dunia merupakan pilihan yang  konsekuensinya harus kita tanggung sendiri. Tapi, bukankah ada kalanya ada hal-hal di luar yang tidak  bisa kita atur maupun perkirakan? seperti hubungan kita dengan orang lain misalnya, pertemanan.  Pengalaman mengajarkan nana bahwa tidak selamanya kita bisa mengharapkan seorang teman berlaku seperti  yang kita mau, dan tidak menutup kemungkinan seorang teman bisa melakukan hal-hal yang tidak kita sukai  bahkan di lain waktu bisa menjadi seorang yang tidak kita sukai. Life is unpredictable.

Seperti sore ini, ketika nana mencoba menjawab pertanyaan di atas, nana memikirkan waktu-waktu yang telah  nana lewati dan siapa saja yang pernah berpartisipasi mengisinya dengan kenangan. Mereka. nana sadar ada begitu banyak sekali orang-orang yang telah memasuki ruang hatinya nana. Dan jika boleh nana kategorikan  ada sebagian yang menurut nana cukup datang dan pergi (easy come, easy go) dan yang kedua mereka yang  datang dan meninggalkan bekas (leave the mark). Dan bagi nana, sahabat adalah mereka yang meninggalkan bekas yang menggetarkan isi hati (core shaker) maupun mengubah cara pandang atau perilaku nana terhadap kehidupan (life changing). Dan untuk semuanya itu, nana hanya bisa bersyukur atas waktu dan kenangan yang pernah nana miliki. Ada beberapa ciri khas yang nana temui dari sahabat-sahabatya nana

1. klik !

Yup. ada perbedaan mendasar yang nana temui, ketika pertama kali bertemu dengan seseorang. Apakah ia orang yang bisa ‘satu frekuensi’ dengan nana? mungkin Klik tidak bisa disamakan dengan obrolan-obrolan dalam ‘interview’ ya, misalnya pertanyaan seputar CV (nama, alamat, asal, sekolah, pekerjaan, de el el ) menurut nana itu sesuatu yang lumrah dalam perkenalan. Namun, perkenalan dengan seorang sahabat selalu dimulai dengan sesuatu yang unik dan tidak bisa diduga. Pernah nana memulai persahabatan dengan obrolan seputar komik kesukaan, film kesukaan, hobi ‘cuci mata’, pendapat tentang sebuah isu, tokoh favorit, atau bahkan sering dimulai dengan satu topik paling menarik yang tak pernah lekang oleh waktu ‘Cinta’.

Adakalanya rasa ‘Klik’ juga tidak sebatas kata-kata, tapi bisa berupa kondisi atau masalah yang sedang dihadapi bersama2. Nana cenderung mudah bersahabat dengan mereka yang pernah ‘bekerja’ atau beraktivitas bareng dengan nana. Karna dari sana kita bisa menunjukkan karakter asli masing-masing, bahkan sering kita memiliki kesempatan untuk menghadapi masalah bersama yang membutuhkan kerjasama.  Terus terang, kebanyakan rasa persahabatan nana muncul dari metode yang satu ini.

2. Tidak sungkan mengingatkan, mengkritik, memarah.

dari pengalaman, nana tipikal orang yang lemah dengan pujian. Dan bisa nana liat,selama ini lebih sering kritik dan cacian yang membangun kemandirian nana daripada pujian. Itu hanya mengajarkan nana satu hal, berbicara dengan jujur. Dan itulah yang sahabat-sahabat nana lakukan. Yahhh…bukannya tiap hari sahabat nana itu kerjaannya mencaci maki nana (emang sapa juga yang betah :P) tapi, sahabatlah yang pertama kali mengingatkan nana apabila nana berbuat salah atau keliru. kritikan2 seperti ” na, kamu tuh terlalu kaku deh”, “na, you think too much”, “na, kadang kalo lagi ngomong depan orang banyak, kamu keliatan kayak orang sombong”, “na, coba lebih sering melatih suara asli daripada suara valseto mu”, “na, when it comes 2 doin things that we Love, recognition don’t matter that much..”, “selama ini, nana yang aku tahu adalah nana yang tegar dan ceria, I can’t believe that you could so fool like this”, “na, how can your spelling is better when you’re singing than you’re talking?”, “na, when ego comes along, you need to compromise”, “na, you’re not good on reading, but you’re good on social networking”, “na, coba kontrol emosimu..”…

namun tidak jarang seorang sahabat menurut nana juga bisa memberi pujian. Namun bedanya pujian itu tulus dan bersifat membangun daripada membuai. “na, I like your shinning smile, its energize my day”, “na, try to find out how to be more mature but stay innocent, okay”, “na, trimakasi sudah mau mendengarku, sabar dan semangat untuk mengarungi hidupmu, aku mencuri energi darimu”, “na, you’ll be a great mom someday”, “na, you very easy to get along with”, “na, tulisanmu membaik!”, …

3. Quality of Time vs Quantity of Time

nana adalah tipikal orang yang percaya bahwa bersahabat tidak berarti harus bertemu setiap hari, jalan-jalan bareng tiap hari, sms-an dan telpon setiap saat. Karna bagaimanapun nana menghargai kalo setiap orang punya prioritas masing-masing dan nana-pun ingin dihormati prioritasnya itu. Jadi kalo misalnya nana mengundang sahabatnya nana untuk bertemu dan dia tidak bisa yah gapapa. I can understand it and I won’t demand anything. bahkan sering nana ketemu dengan sahabat nana secara gak langsung, di kampus, di kantin.. dan karna mengetahui kemungkinan itu adalah kesempatan yang jarang terjadi, makanya we’ll treasuring time. Ngobrol dr hal-hal gak mutu, sampe hal-hal yang meres otak dan tentu saja, masalah hati…fufufu..

bahkan kalo nana pikir2 sekarang, ada beberapa sahabat yang selama 22 x 365 hanya nana temui dalam hitungan jari. seperti sahabat nana yang di negeri antah berantah sana… pertemuan itu dimulai ketika nana baru aja nyampe di negeri orang-orang sipit dan jalan-jalan di downtown. bertemu dengan sahabat ini, mulai Klik karna kita sama-sama pendatang baru dan bagi2 informasi dan akhirnya tetap berkomunikasi lewat dunia maya. Thanks for the internet for keeping us in touch. tapi meski hanya bertemu beberapa kali, they leave the life-changing marks…

4. A friend in need is a friend in deed.

kata orang, sahabat adalah nama orang yang muncul pertama kali ketika kita sedang kesusahan, sakit atau dalam masalah. dan nana percaya ma yang satu ini. It works! mungkin ada kalanya ketika nana senang, nana memikirkan untuk membagi kebahagiaan itu dengan semua orang, tapi ketika nana sedih hanya nama-nama mereka yang selalu bisa nana andalkan, sahabat.

sahabat, trimakasih untuk sms penyemangat, obrolan-obrolan pembersih ‘kacamatanya’nana, energi-energi yang tidak pernah berhenti kalian bagikan untuk nana. Dan ada benernya juga, kalo sahabat adl mereka yang kita butuhkan disaat-saat menghadapi masalah yang paling krusial bahkan mungkin sangat pribadi.. finansial dan kasmaran 🙂

5. mendoakan

dan yang terakhir, meski nana gak bisa melihat dan mengamati tapi nana yakin seorang sahabat adalah mereka yang selalu mendoakan kebaikan kita. nana yakin nana yang sekarang ini, dengan semua pencapaian yang telah nana alami tidak lepas dari dukungan dan doa-doa sahabat2 nana yang tidak pernah nana ketahui. sungguh! membayangkannya saja sudah membuat air mata ini meleleh, semoga kemuliaan selalu bersama mereka ya, Rabb

Sesungguhnya doa seorang muslim bagi saudaranya di tempat yang berjauhan dikabulkan. pada kepalanya terdapat malaikat yang diutus, setiap dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat itu berucap amin dan juga bagimu. HR Muslim.

Yah… dan itulah jawaban nana hari ini. I’m not lonely. I am open but enjoying my solitude, and I Love my friends and my life-changing friend in particular. And I always pray the best for them and an eternal meeting on the final day..amin.

Dan untuk semua sahabatku, semoga Tuhan selalu menjaga dan menganugerahkan kemuliaan padamu. Love u 🙂

Itu Sudah

(na)

Iklan
 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Sabtu, Januari 3, 2009 in Mind, Tentang Cinta

 

9 responses to “Episode 34 : Arti Sahabat

  1. Rum

    Senin, Januari 5, 2009 at 4:05 pm

    tetapi kadang-kadang menjadi kesepian itu seratus persen lebih menarik daripada terlalu banyak kawan (mungkin nana tidak akan pernah setuju)

     
  2. sima

    Selasa, Januari 6, 2009 at 7:21 pm

    Itu akuuu… Itu akuuu…!! hihihiiiii…

    *girang2 kePeDean*

     
  3. geknana

    Rabu, Januari 7, 2009 at 10:27 am

    Rum dan Bulek Sima
    all i can say,, thanks for being my life-changing friend….

     
  4. nyamukbingung

    Rabu, Januari 7, 2009 at 10:42 am

    setuju deh..”klik” itu sendiri adalah sebuah gift dariNya, yang nggak bisa dipaksain..karena hati pun bukan dalam kuasa kita kan?

     
  5. nyamukbingung

    Kamis, Januari 8, 2009 at 8:48 pm

    hehehe..blogrollnya berubah lagiii..lebih mantap sebelumnya aah

     
  6. Geknana

    Jumat, Januari 9, 2009 at 9:24 am

    *Mas Fachry
    sayang,, mau ade’ tulis apapun…you know who you are..:) lagian ade’ uda post tulisan baru di episode 35 kok.biarkan itu menjadi bahasa ‘klik’ antara kit aja ya? 😉

     
  7. GetLost

    Jumat, Januari 9, 2009 at 9:24 pm

    and you will always know who you are to me, Na…
    I Love you more than any other guy you ever know.

     
  8. geknana

    Jumat, Januari 9, 2009 at 9:57 pm

    * GetLost

    ??!! whoever you are, makin lama kok sodara semakin tidak bisa saya mengerti ya… sapa sie neh??? tolong jangan becanda ya?!

     
  9. jaujari

    Rabu, Juni 29, 2011 at 1:05 am

    siph siph,,bagus sekali,,bisa bwt tambah wawasan….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: