Episode 39 : EPILOG
Selasa, Juni 2, 2009
“It just the end of the beginning of my JOURNEY”
(na)
….
.
EPILOG
Yup, tepat sekali. ini adalah tulisan Epilog nana untuk peran nana sebagai….. Mahasiswa
. Kayaknya udah hampir 5 bulan ya nana tidak mengupdate blog ini padahal ada banyaaaakkk sekali kisah-kisah CInta yang nana alami dalam waktu itu..maapkan kemalasanku ya, (alasan sebenarnya sie gara2 lagi gila Fakebook) hihihihi…tapi baiklah, na akan menyelesaikan sesuatu yang harus diselesaikan dulu…
SELAMAT TINGGAL STATUS MAHASISWAKUUUUUUUWWWWW
Alhamdulillah, selama 22 tahun nana berhasil mengikuti pendidikan formal di Indonesia dengan lancar. Alhamdulillah, terima kasih kepada ENGKAU yang MAHA PENYAYANG atas segala keajaiban2 yang nana alami dalam 22 tahun ini. Terima kasih kepada Mama, mama, dan mama atas kerja keras, jerih payah,dorongan, kepercayaan dan tetap menemani dalam setiap episode perjuangan yang harus nana alami.. (hikzz jadi terharu sangad niii T.T) Terima kasih buat keluargaku, ayah, adik, om , tante, pekak, wak luh , wak muani semua sepupu dan ponakan atas semangat yang selalu bisa nana dapet setiap pulang. Terima kasih buat sahabat-sahabatku, Nisa, Sani, Bram, Rum, Wiwit, Dyah, Igo, Desi, Dina, dll atas semangat2 yg kalian berikan. Terima kasih buat si Ongong buat perhatiannya..Terima kasih buat semuanyaaaa.. Terima kasih Cinta
Dan inilah aku, tetap Suci Lestari Yuana yg dulu. tapi sekarang dengan mimpi yg semakin jelas..
“Menghidupkan SUCI LESTARI YUANA” amin amin amin……
Itu Sudah
(na)
Episode 36 : Charger of the day
Minggu, Januari 11, 2009

“always do the best and may ALLAH do the rest”
Curcolan
110109/16.02
19 jam menuju pendadaran, perasaan masih campur aduk…mata dan mulut udah berusaha tetap ceria gak komat-kamit ngomongin skripsi tapi otak ini gak berhenti2 ngebayangin 3 teori kebijakan publik yang nana pake sbg alat analisa utama….whoaaa.. nana panik dan nervous nie…
Lalu memutuskan untuk ke warung internet dan membuka email, berharap ada balasan email dari dosen pembimbing terhebat nana,setelah kemarin mengirimkan file presentasi dan meminta masukan… sedikit dagdigdug mikirin kira-kira balasannya akan seperti apa..lalu ketika na mulai klik inbox email dan satu persatu nana teliti pengirimnya, ternyata….ADA. dengan perasaan gak tentu na buka emailnya dan inilah isinya :
Nana: I’ve got the file and read it. The content seems very good/excellent. However, you may need to consider of having only 3 or 4 points per slide, so that your presentation format will be more eye-catchy. Good luck for the exam, and see you on Monday
Riza
Alhamdulillah…. entah mengapa membaca susunan kata-kata ini membuat perasaan nana jauh lebih ringan. Oke! saya siap melakoni peran saya dengan maksimal, dalam episode “pendadaran” ini. Makasi banyak buat doa dan dukungan semuanya yang telah membuat nana tetap semangat dan berhasil mencapai tahap episode kehidupan yang ini. Dan mohon doanya semoga nana bisa memberikan yang terbaik 19 jam lagi, dan tentu saja.. tanpa penyesalan
!
Bismillah…
Ayo..ayo Semangat!! huff..huff..
“Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS Thaha [20]: 25-28
Itu sudah
(na)
Episode 34 : Arti Sahabat
Sabtu, Januari 3, 2009
To me, bestfriend is a life-changing friend
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam, yaitu bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam; bila ia memanggilmu penuhilah; bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah; bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya = semoga Allah memberikan rahmat kepadamu); bila dia sakit jenguklah; dan bila dia meninggal dunia hantarkanlah (jenazahnya)”. Riwayat Muslim.
Pahlawan, tahukah kalo hari ini cuacanya begitu cerah… Langit biru seluas samudera dengan awan seputih kapas terus memayungi gerak perjuangan yang kita lalui hari ini. bahkan dari jendela kamarku di lantai dua, nana masih bisa menikmati suasana ceria sabtu ini. Dan lebih senangnya, setelah tadi pagi dibombardir dengan asap2 pengusir nyamuk aides aegypty akhirnya burung2 kenari tetap mau bertengger dan berkicau menemani saat-saat soreku yang penuh dengan kedamaian ini. Sebenernya gak terlalu damai-damai banget sie, karna masih banyak tugas-tugas yang menumpuk dan menjerit untuk diselesaikan…Yah, buah dari kemalasan dan menunda-nunda. Tapi, sejenak…nana ingin berdamai dengan sore ini dan memikirkan tentang 22 x 365 yang telah nana lewati ini.Hari ini, di tengah-tengah kesendirian nana dan diri nana sendiri, muncul satu pertanyaan.
Am I a lonely person?
Yah…mungkin kalo na bertanya pada orang lain akan ada berbagai jawaban yang bisa nana dapatkan. tapi saat ini nana ingin bertanya pada diri sendiri. apakah nana orang yang kesepian? hmmm… ada seseorang yang sering mengungkapkan hal ini pada nana “Aku lahir sendiri, matipun aku akan sendiri, maka aku tidak akan takut jika aku harus menjalani hidupku sendiri”. (PS : you know who you are
) nana berpikir, perkataannya ada benarnya. Bahwa apa yang kita lakukan di dunia merupakan pilihan yang konsekuensinya harus kita tanggung sendiri. Tapi, bukankah ada kalanya ada hal-hal di luar yang tidak bisa kita atur maupun perkirakan? seperti hubungan kita dengan orang lain misalnya, pertemanan. Pengalaman mengajarkan nana bahwa tidak selamanya kita bisa mengharapkan seorang teman berlaku seperti yang kita mau, dan tidak menutup kemungkinan seorang teman bisa melakukan hal-hal yang tidak kita sukai bahkan di lain waktu bisa menjadi seorang yang tidak kita sukai. Life is unpredictable.
Seperti sore ini, ketika nana mencoba menjawab pertanyaan di atas, nana memikirkan waktu-waktu yang telah nana lewati dan siapa saja yang pernah berpartisipasi mengisinya dengan kenangan. Mereka. nana sadar ada begitu banyak sekali orang-orang yang telah memasuki ruang hatinya nana. Dan jika boleh nana kategorikan ada sebagian yang menurut nana cukup datang dan pergi (easy come, easy go) dan yang kedua mereka yang datang dan meninggalkan bekas (leave the mark). Dan bagi nana, sahabat adalah mereka yang meninggalkan bekas yang menggetarkan isi hati (core shaker) maupun mengubah cara pandang atau perilaku nana terhadap kehidupan (life changing). Dan untuk semuanya itu, nana hanya bisa bersyukur atas waktu dan kenangan yang pernah nana miliki. Ada beberapa ciri khas yang nana temui dari sahabat-sahabatya nana
1. klik !
Yup. ada perbedaan mendasar yang nana temui, ketika pertama kali bertemu dengan seseorang. Apakah ia orang yang bisa ’satu frekuensi’ dengan nana? mungkin Klik tidak bisa disamakan dengan obrolan-obrolan dalam ‘interview’ ya, misalnya pertanyaan seputar CV (nama, alamat, asal, sekolah, pekerjaan, de el el ) menurut nana itu sesuatu yang lumrah dalam perkenalan. Namun, perkenalan dengan seorang sahabat selalu dimulai dengan sesuatu yang unik dan tidak bisa diduga. Pernah nana memulai persahabatan dengan obrolan seputar komik kesukaan, film kesukaan, hobi ‘cuci mata’, pendapat tentang sebuah isu, tokoh favorit, atau bahkan sering dimulai dengan satu topik paling menarik yang tak pernah lekang oleh waktu ‘Cinta’.
Adakalanya rasa ‘Klik’ juga tidak sebatas kata-kata, tapi bisa berupa kondisi atau masalah yang sedang dihadapi bersama2. Nana cenderung mudah bersahabat dengan mereka yang pernah ‘bekerja’ atau beraktivitas bareng dengan nana. Karna dari sana kita bisa menunjukkan karakter asli masing-masing, bahkan sering kita memiliki kesempatan untuk menghadapi masalah bersama yang membutuhkan kerjasama. Terus terang, kebanyakan rasa persahabatan nana muncul dari metode yang satu ini.
2. Tidak sungkan mengingatkan, mengkritik, memarah.
dari pengalaman, nana tipikal orang yang lemah dengan pujian. Dan bisa nana liat,selama ini lebih sering kritik dan cacian yang membangun kemandirian nana daripada pujian. Itu hanya mengajarkan nana satu hal, berbicara dengan jujur. Dan itulah yang sahabat-sahabat nana lakukan. Yahhh…bukannya tiap hari sahabat nana itu kerjaannya mencaci maki nana (emang sapa juga yang betah
) tapi, sahabatlah yang pertama kali mengingatkan nana apabila nana berbuat salah atau keliru. kritikan2 seperti ” na, kamu tuh terlalu kaku deh”, “na, you think too much”, “na, kadang kalo lagi ngomong depan orang banyak, kamu keliatan kayak orang sombong”, “na, coba lebih sering melatih suara asli daripada suara valseto mu”, “na, when it comes 2 doin things that we Love, recognition don’t matter that much..”, “selama ini, nana yang aku tahu adalah nana yang tegar dan ceria, I can’t believe that you could so fool like this”, “na, how can your spelling is better when you’re singing than you’re talking?”, “na, when ego comes along, you need to compromise”, “na, you’re not good on reading, but you’re good on social networking”, “na, coba kontrol emosimu..”…
namun tidak jarang seorang sahabat menurut nana juga bisa memberi pujian. Namun bedanya pujian itu tulus dan bersifat membangun daripada membuai. “na, I like your shinning smile, its energize my day”, “na, try to find out how to be more mature but stay innocent, okay”, “na, trimakasi sudah mau mendengarku, sabar dan semangat untuk mengarungi hidupmu, aku mencuri energi darimu”, “na, you’ll be a great mom someday”, “na, you very easy to get along with”, “na, tulisanmu membaik!”, …
3. Quality of Time vs Quantity of Time
nana adalah tipikal orang yang percaya bahwa bersahabat tidak berarti harus bertemu setiap hari, jalan-jalan bareng tiap hari, sms-an dan telpon setiap saat. Karna bagaimanapun nana menghargai kalo setiap orang punya prioritas masing-masing dan nana-pun ingin dihormati prioritasnya itu. Jadi kalo misalnya nana mengundang sahabatnya nana untuk bertemu dan dia tidak bisa yah gapapa. I can understand it and I won’t demand anything. bahkan sering nana ketemu dengan sahabat nana secara gak langsung, di kampus, di kantin.. dan karna mengetahui kemungkinan itu adalah kesempatan yang jarang terjadi, makanya we’ll treasuring time. Ngobrol dr hal-hal gak mutu, sampe hal-hal yang meres otak dan tentu saja, masalah hati…fufufu..
bahkan kalo nana pikir2 sekarang, ada beberapa sahabat yang selama 22 x 365 hanya nana temui dalam hitungan jari. seperti sahabat nana yang di negeri antah berantah sana… pertemuan itu dimulai ketika nana baru aja nyampe di negeri orang-orang sipit dan jalan-jalan di downtown. bertemu dengan sahabat ini, mulai Klik karna kita sama-sama pendatang baru dan bagi2 informasi dan akhirnya tetap berkomunikasi lewat dunia maya. Thanks for the internet for keeping us in touch. tapi meski hanya bertemu beberapa kali, they leave the life-changing marks…
4. A friend in need is a friend in deed.
kata orang, sahabat adalah nama orang yang muncul pertama kali ketika kita sedang kesusahan, sakit atau dalam masalah. dan nana percaya ma yang satu ini. It works! mungkin ada kalanya ketika nana senang, nana memikirkan untuk membagi kebahagiaan itu dengan semua orang, tapi ketika nana sedih hanya nama-nama mereka yang selalu bisa nana andalkan, sahabat.
sahabat, trimakasih untuk sms penyemangat, obrolan-obrolan pembersih ‘kacamatanya’nana, energi-energi yang tidak pernah berhenti kalian bagikan untuk nana. Dan ada benernya juga, kalo sahabat adl mereka yang kita butuhkan disaat-saat menghadapi masalah yang paling krusial bahkan mungkin sangat pribadi.. finansial dan kasmaran
5. mendoakan
dan yang terakhir, meski nana gak bisa melihat dan mengamati tapi nana yakin seorang sahabat adalah mereka yang selalu mendoakan kebaikan kita. nana yakin nana yang sekarang ini, dengan semua pencapaian yang telah nana alami tidak lepas dari dukungan dan doa-doa sahabat2 nana yang tidak pernah nana ketahui. sungguh! membayangkannya saja sudah membuat air mata ini meleleh, semoga kemuliaan selalu bersama mereka ya, Rabb
Sesungguhnya doa seorang muslim bagi saudaranya di tempat yang berjauhan dikabulkan. pada kepalanya terdapat malaikat yang diutus, setiap dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat itu berucap amin dan juga bagimu. HR Muslim.
Yah… dan itulah jawaban nana hari ini. I’m not lonely. I am open but enjoying my solitude, and I Love my friends and my life-changing friend in particular. And I always pray the best for them and an eternal meeting on the final day..amin.
Dan untuk semua sahabatku, semoga Tuhan selalu menjaga dan menganugerahkan kemuliaan padamu. Love u
Itu Sudah
(na)
Episode 33 : 10 Thing About Nana
Rabu, Desember 31, 2008

Akhirnya….setelah mendapat banyak Pe eR dari Amita dan Mas Anggak. tiba saatnya nana menilai diri sendiri. mohon maaf kalo nanti ada kesan2 narsisme yang kentara
Dan tentu saja buat siapapun yang membaca tulisan ini dan merasa gak sreg ama bagian2nya,, monggo silahkan dikomentari. well ini dia, 10 things about Nana
1. I love what I do and Do what I Love
Yup selama 22 tahun ini, nana lebih banyak memilih untuk melakukan hal-hal yang nana sukai, misalnya bermain dengan anak-anak (mungkin sifat kekanakan nana masih kental kali ya
), nge-Game, nulis, berceloteh, merenungi dan sok romantis dengan alam, HUJAN2AN!!!, belajar hal2 yang bikin mikirin hidup dan dunia (oalah bosone rek rek
), menyanyi, menari, ‘cuci mata’ (fufufufu) deElEl. Dan nana juga selalu berusaha untuk menyukai apa yang sedang jalani sekarang , menulis skripsi (Bantai, Bantai, Bantai,,!!), sukarelawan, bangun perpustakaan, jadi tim kajian Asia Timur, jadi tutor kuliah, jadi mahasiswa di ujung tahun dan bersiap-siap dengan masa depan
2. Balance
prinsipnya nana, Keep the Balance. Yah pokoknya semua harus dijalani dengan sedang-sedang saja. Hari ini mam PIzza Hut besoknya mam pecel lele ajah. Hari ini nonton pelm dan malas2an seharian di kos, besoknya nge-drill tugas-tugas kampus, sliweran di kampus dan di negeri jogja antah berantah ini. WORK HARD PLAY HARD. ya gak?
Tapi kadang, menjadi tantangan besar buat nana untuk tetap menjaga keseimbangan dalam hidup ini. Maklum nana ini tipikal perempuan perasa dan pemikir. Jadi kalo ada yang ngomentarin A (padahal cuma becanda) kdang dipikiriiiiiiiiiiiiinnn ma si nana ini
. yah , kadang2 masih susah untuk memutuskan respon dan tindakan yang tepat. Karna pada dasarnya si nana ini pingin selalu melakukan hal yang benar. Do the right thing. Tapi karna saat ini dia baru belajar mengeja kata B-E-N-A-R itu, yahhh githu deh… lemot kadang2..hehe opo to yo
Tapi kalo dari segi planning, jangan ditanya. I plan a lot. meski ada banyak yang gak terlaksana akhirnya
. Karna kalo menurut nana, gak cuma kerjaan ato tugas aja yang perlu di rencanakan dan masuk ke organizer, tapi liburan jugaaaaaaaaaa. Its Holiday, dude
3. Ceroboh, Pelupa, terburu-buru, budi.
Yah,, kekurangan cewek sagitarius ini adalah cerobo, pelupa, terburu-buru dan budi (budek dikit). tahun depan nana akan berusaha lebih calm down dan tenang menghadapi semua perubahan yang terjadi. I’ll be more ready for the change and to make the change!!!!
4. Tulisannya jelek
Bener sekali , tulisan tangannya nana rodo-rodo ancur. Mungkin karna dulu cita-citanya pingin jadi Dokter Ahli Bedah Syaraf gak kesampean jadinya cukup bisa niru tulisan tangannya dokter aja ,, hehehehe
5. I prefer to treasure memories than properties
Intinya, nana itu suka FOTO. Narsis level akut. meski sekarang sudah mengalami terapi bermacam2
tapi tetep aja, sekalinya dipancing buat difoto,,,keluar deh kenarsisanya. Makanya nana paling cocok ma orang2 yang suka memotret daripada dipotret. I miss my patient-personal photographer ever, Chorryi… T.T
Tapi paling gak skrang , nana belajar untuk menyukai objek foto selain diri nana sendiri. Akhir2 ini nana suka foto-foto langit… Sejuk dan indah ya??
6. Moody
Nah..ini dia penyakit yg nana banget. Jangan kaget kalo hari ini liat nana senyum2 sumringgah gak jelas, besoknya malah manyun2 gak keruan.
banyak yang bilang mungkin nana lagi ‘dapet’ padahal sebenrnya emang penyakit moodynya lagi kumat ajah. Bisa aja loh, hari ini nana super sibuk besoknya malah disco lazy time…. ck ck ck Ayo Na, dikontrol kagi mood-nya
7. Gak seneng diprintah
Sejujurnya, nana paling ogah diperintah, apalagi dengan cara2 bossy. No way lah, mbok ya kalo mau sesuatu itu dengan minta tolong atau dengan cara lembut githu… ya gak?? tapi nana mau dikritik kok! malah akhir2 lebih senang menerima masukan dan kritikan yang bisa membuat nana menjadi lebih baik. Tapi ada yang bilang nana itu penurut, well mungkin awalnya penurut,, karna masih husnudzon…mungkin it’s for good, tapi kalo lama2 ketahuan belangnya, I won’t hesitate to tell. dan kadang juga kalo ada sesuatu yang kurang menyenangkan hati nana langsung bilang ma orangnya. mengkritik bahkan kadang2 bisa pedes banget. (Waduh! maap ya …)
8. PeCinta Seni banget
Ini adalah pengaruh darah keBali-annya. (kayak sabung ayam aja
) Jadi apapun yang berhubungan dengan seni pasti nana suka. pemain musik ? KEREN! pemain gamelan ? Cool! penari ? Wow!!, Pembaca Puisi? Spektakuler! Penulis? Mengagumkan! bahkan kalo kambing jantan lagi mengembik pun, merdunyaaa… (hihihihihi) Pokoknya buat nana, semua yang berseni itu keren. Dan semuanya bisa dibuat seni
9. Pembaca lamban..
hehe…maap buat semua yang udah nana pinjemin buku laaaamaaaaaaaaaa banget. maklum kalo nana baca itu diresapi kata demi katanya sie (caelaaahh). tapi sebagian besar dipengaruhi ama penyakit akutnya nana sie, itu lho no 6
10. Senyum.
Dan terakhir nie……nana banyak dikenal dan dikenang gara2 senyumnya! suwer! hihihihi….. banyak yang bilang gak nana kalo gak senyum
. Okay , saya akan tetap TERSENYUM apapun yang terjadi
fiuhhhhh,,,,akhirnya selesai juga…PR saya di tahun 2008 dan baru dikerjain skerang…emang DeadLiner sejati hihihi (ini bisa jadi no 11 juga lho…) . Btw, ada yang kurang gak dari deskripsi di atas..monggo ditulis di komentar yah?? maklum lah…nana gak cukup dideskripsikan dengan 10 sifat , bahkan ribuan aja gak cukup..ya kan?? hehehe dan sekrang ini dia aturannya
Each blogger must post these rules
Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names
Dont forget to leave them a comment telling them they have been tagged and to read your blog.
Dan sekarang nana akan memforward PR ini ke yang lainnyaaa…
1. mas Fachry : ay o mas,,, ente kebagian PR lagi nie.. ade’ udah buat 10 things about Fachry, ntar kita cocokan oke?
2. Igo : bu,,,,, ayukk bu…. diisi yap !
3. Mbak Isti : dilarang pake bahasa Jepang yah.. zenzen wakarimasen
4. Buldan ; perhaps its time to update your blog bro!
5. Rum : come on Rum, nana pingin liat seorang Rumism melihat dirinya sendiri dalam kacamata CINTA, fufufu
6. Sani : oi! lumayan San buat nambah2 blogmu yang ampir kadaluarsa itu
7. Emeld : ayo bu! diisi..diisiii..
8. Mbak Dike : Mbak, saya ingin mengenalmu lebih dekat
9. Mas Rahmat : Dosen keren di HI UGM, bagaimanakah mas Rahmat memandang dirinya?? PR yang menarik khan mas? , hehehe
10. Mbak Atin : sudah lama tidak bersua mbak,,, ayo mbak jangan lupa bikin PR ya???
SEMUANYA MET TAHUN BARU 2009
RESOLUSI 2009
READY FOR THE CHANGE!!!!!!!!
Itu sudah
(na)
Episode 28 : Fashion Freak
Rabu, Desember 10, 2008


“Are we going MAD???”
….
.
Fashion Freak!
Tulisan ini dimulai dengan diskusi seru menjelang rapat dengan kawan-kawanku di yayasan. Awalnya dimulai dengan obrolan seputaran cuaca yang dingin-dingin romantis
lalu mulai berlanjut ke obrolan tentang fashion hingga fashion freak! Fashion, bila aku tanyakan pada bu’de Encarta secara simpel bisa dimaknai sebagai ‘gaya masa kini’, namun fashion juga bisa dimaknai sebagai kata kerja transitive yang berarti “mempengaruhi sesuatu”. Sedangkan Freak menurut bu’de, berarti fanatic atau “terlalu”, “berlebih-lebihan”
Nah, mengapa tulisan kali ini aku beri judul Fashion Freak? Itu karena pada diskusi menjelang rapat tersebut ada beberapa contoh fashion freak yang sempat menjadi topik obrolan. Awalnya aku menanggapinya dengan tertawa, karena terus terang kasus-kasus fashion freak yang kita obrolkan ini menurut saya, ANEH! namun semakin lama aku pikirkan semakin membuatku merinding, geli, khawatir bahkan sedih. Kok bisa ya? Dan inilah beberapa topik fashion freak itu
Mini skirt di Korea
Saat itu, karna cuaca sangat dingin, Ibu Bridgit berkomentar jika cuaca sedingin ini tidak terlalu berarti buat dia yang sudah terbiasa dengan musim dingin di New Zealand. Lalu aku pun menceritakan pengalamanku dengan musim terdingin yang pernah aku alami di Korea Selatan, -16′ Celcius! Saat itu aku ceritakan bagaimana aku harus keluar dengan berlapis-lapis baju dan penutup tubuh namun tetap saja bagiku itu sangat dingin. Dan yang membuatku heran adalah, ketika aku memakai berlapis-lapis baju yang membuatku lebih mirip keliatan seperti Pinguin itu, aku melihat gadis-gadis Korea di sekitarku malah dengan santainya berlenggang kangkung dengan rok mini dan stocking yang transparan. Terang saja aku kaget khan! Aku tanyakan pada mereka , apa kalian tidak merasa kedinginan. Mereka menjawab; tentu saja. Spontan aku bertanya lagi, lalu mengapa kalian tetap memakai rok mini dan stocking yang tipis begitu. “Ini demi terlihat cantik, Na!” WHAAAAAT????!!!!! Sebegitukah? harus sampai mengorbankan kaki yang putih pucat menggigil kedinginan dan terancam beku hanya gara-gara sebuah image dimata orang lain (dalam hal ini mungkin cowo’2 ya
) yaitu, CANTIK?! Bahkan jika kawan-kawan tahu, gadis-gadis Korea yang telah dianugerahi kecantikan alami berupa kulit yang putih mulus, rambut hitam dan lurus, serta mata yang sipit-sipit menggoda ini tetap merasa tidak puas dengan penampilannya dan memilih untuk melakukan operasi plastik, bahkan operasi untuk membuat garis mata supaya mata terlihat lebih lebar! Dan gak cuma itu, cowo’2nya juga gak kalah. Sebagian pemuda Korea bahkan digandrungi operasi hidung supaya bisa terlihat lebih mancung seperti bule2 Eropa! ck ck ck mendengar ceritaku itu, semua hanya bisa kaget dan geleng2 kepala. Yaahh..memang mereka fashion freak dengan gejala pemikiran Fashion Freak level 1 ” Beauty is painful” .
Freedom Freakier di Eropa
Lalu menimpali cerita Korea tersebut, Pak Rudi memberi contoh lain tentang fashion freak. Beliau bercerita tentang beberapa orang di Eropa tahun 1970an hingga 1980an yang memiliki fashion yang aneh bin ajaib. They don’t use panties! Bahkan di musim-musim dingin mereka tetap tidak menggunakan pakaian dalam. Lebih parahnya, pemerintah sampai harus turun tangan memperingatkan warganya untuk memakai pakaian dalam karena jika tidak, mereka bisa terancam penyakit yang merusak alat vital mereka! Dush, lebih parahnya saat aku tanyakan alasannya mengapa. Pak Rudi dan Ibu Bridgit serentak menjawab, it’s for freedom. ck ck ck yaahh para fashion freak yang satu ini tampaknya sudah terkena gejala Fashion Freak level 2 ” Freedom is humiliating !”
Stiletto


Dan topik terakhir yang kita angkat sebelum rapat sore itu dimulai adalah tentang Stiletto. Stiletto merupakan sebutan untuk sepatu dengan hak yang sangat tinggi dan biasanya terbuat dari bahan metal. Salah satu contohnya adalah gambar sepatu di atas. Ibu Bridgit menceritakan bagaimana dulu ibunya begitu suka menggunakan Stiletto.Padahal kita semua tahu, terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi bisa mempengaruhi kesehatan kaki dan menyebabkan, Parises. Dan Pak Rudi menimpali dengan beberapa kejadian menarik di Eropa. Tahun 1970an pemerintah sempat melarang para perempuan untuk menggunakan Stiletto berkunjung ke museum. Karena hak sepatu yang begitu runcing dan tinggi seperti pedang, bila para perempuan ini berjalan di museum bisa memecahkan lantai-lantai museum yang mulus! Tuhan!!! sungguh, aku tertawa sekencang-kencangnya mendengar cerita ini. Bahkan jika kawan-kawan tahu beberapa tahun lalu, semasa aku sma ada tren sepatu stiletto di Indonesia yang bukan hanya hak belakannya saja yang tinggi bahkan hak depannya juga, seperti yang ada di gambar di tas sebelah kanan…dulu aku dan teman2ku sering menyindir orang2 dengan sepatu ini sebagai “perempuan yang perlu diwaspadai” karena jika merasa terganggu sedikit mereka akan menggunakan hak tingginya untuk memukul ‘batok’ kepala kita, atau bisa dengan sengaja menginjak kaki orang di depan mereka bila sedang mengantri, sehingga orang2 di depan bisa menyingkir kesakitan dan mereka bisa mengantri lebih cepat
, bahkan ada yang memberi julukan “sepatu serba guna” karna bahkan bisa digunakan untuk mengulek bumbu bila kita kehilangan “ulekan” di dapur…hihihihi….gak salah khan kalo pada fashion freak yang satu ini terdeteksi terkena gejala fashion freak level 13 ” Sexy is destructing!”
,…….
Yahhh..sebenarnya masih banyak sekali contoh fashion freak yang sering kita amati atau alami. Misalnya saja dengan model rambut. Dari ditemukannya metode rebounding yang bisa meluruskan rambut, lalu metode pengkritingan rambut, rambut kriting amanda, kriting kriwil, lurus atas kriting bawah, bla bla bla…. Bayangkan bagaimana dampak fashion ini pada kesehatan rambut kita. Jika kita selalu kagum melihat keindahan rambut kawan2 kita di reklame TiPi dan ingin selalu mengganti model rambut seperti dia, maka hati-hatilah kawan mungkin sebentar lagi kamu akan terkena penyakit fashion freak level amatir ” Exist means blind loyalty”. Dan tidak berlebihan memang, jika aku katakan setiap kita, terancam terjerumus dalam fashion freak ini. Karena yang namanya gaya bisa menyangkut berbagai macam hal model pakaian, model rambut, model aksesoris, alat-alat elektronik bahkan topik obrolan sekalipun! dan ingat makna fashion yang satu lagi, mempengaruhi. Iya, aku pribadi berpendapat meski fashion itu diciptakan oleh popularitas dan masyarakat sendiri, tapi kebanyakan fashion yang ada sebenarnya dibuat atau designed! Untuk apa? ya tentu saja untuk membuat produk-produk korporat itu laris.
Oh..oh ASTAGA! Apa yang sedang terjadi?? (Ruth Sahanaya : Astaga)
Terus terang, ini memang hanya pendapat prbadiku sebagai pengamat. Tapi hal-hal yang awalnya membuatku merasa geli dan aneh itu semakin lama semakin aku pikirkan, semakin aku khawatir dan sedihnya di buatnya. Kawan, mungkin ada beberapa di antara kita yang merasa asing dengan contoh-contoh fashion freak di atas dan bisa tersenyum lega dan berkata, syukur aku belum segila itu. Akupun begitu awalnya, tapi pelan aku dirayapi oleh pikiran2 yang menghantui tentang menjadi budak fashion ini. Sampai kapan kita akan selalu menjadi konsumen kawan? bahkan bermental konsumen! hanya menunggu dan mengikuti tren yang ada saat ini? Tahukah kawan, dari pemasaran handphone secara global, Indonesia yang notabenenya masih negara dunia ketiga, tercatat sebagai konsumen nomor satu handphone2 keluaran terbaru. Jika kita memang negara miskin lalu mengapa kita masih mampu membeli semua barang2 nomor 1 itu? Jika kita memang negara kaya lalu mengapa masih banyak orang yang harus makan sagu, buta huruf dan menderita di sudut kolong nun gelap di bawah pencakar langit itu? Bahkan tidak jarang bukan, demi memenuhi hasrat untuk mengikuti fashion itu beberapa dari kita memilih untuk melakukan strategi yang paling tidak powerful, hutang! Naudzubillah..
Menurutku meski sering kita memiliki peran sebagai konsumen, tapi kita harus memilih menjadi konsumen yang cerdas. Maksudnya, konsumen yang berotak bisnis. Yang memilih barang-barang yang digunakan sesuai dengan fungsi dan manfaatnya saja, tidak tergoda strategi pemasaran mereka dengan pembentukan opini publik maupun tren. Jika ingin mengganti handphone, pilihlah sesuai kebutuhan kita. Seorang mahasiswa kos-kosan dengan kehidupan yang masih ditanggung orang tua dan belum memiliki penghasilan sendiri sementara orang tuanya hanyalah pegawai dengan gaji pas-pasan, apa pantas merengek2 meminta Blackberry hanya dengan alasan biar bisa chatting dan mengirim foto2 pada kawan-kawannya? kata ‘maha’ pada siswa itu sebenarnya disematkan bukan tanpa tujuan, karena sesungguhnya pelajar dengan predikat “maha”siswa sudah bukan jamannya lagi hanya menerima dan memahami. tapi refleksi, aplikasi, inovasi dan kontribusi! Dush, sungguh tanggung jawab yang besar bukan kawanku?
Lalu, kembali ke fashion freak tadi maka aku ingin mengakhiri ulasan ini dengan menyantumkan penyebab fashion freak yang aku temukan (tentu saja, bila kawan-kawan menemukan penyebab yang lain dengan senang hati aku terima). Bibit fashion freak itu adalah : Indifference. Karena kita menutup mata pada ‘radar hati’ dan kemauan mencari kebenaran maka kita akan dengan mudah terpengaruh oleh fashion freak ini. golongan Ikut-ikutan. Dan aku yakin, hanya ada satu golongan yang tidak akan terjangkit virus fashion freak ini; golongan orang-orang yang berpikir!
Obatnya?
Nah kawan, selain memikirkan tentang bibit virusnya aku juga memikirkan resep obat bagi kita yang mungkin saat ini sedang menderita fashion freak level 1,2,3, bahkan 13. resep ini dengan sangat genius dikumandangkan oleh kerabat lawas kita , Vetty Vera– Sedang-Sedang Saja.Mari kita dendangkan dengan penuh senyum kawan. Keep on Balance fellows

Artis (Band): Vetty Vera / Eddy Lestaluhu, Mara Karma
Hidup ini jangan serba terlalu
yang sedang-sedang saja
Karena semua yang serba terlalu
bikin sakit kepala
Terlalu kaya.. jangan terlalu
Terlalu miskin.. jangan
(Terlalu tinggi?) Jangan!
(Terlalu rendah?) Jangan!
(Terlalu besar?) Jangan!
(Terlalu kecil?) Jangan!
Ho~ sedang-sedang saja
Hidup jangan dibuat susah-susah
yang sedang-sedang saja
~{}~
Kamu pilih yang mana? (Kanan, kanan)
Kamu suka yang mana? (Kiri, kiri)
Kalau saya punya usul:
yang tengah-tengah saja ho~hoi
Kamu pilih yang mana? (Atas, atas)
Kamu suka yang mana? (Bawah, bawah)
Kalau saya punya usul:
yang tengah-tengah saja
Bagaimana?
(Bagaimana ya?… Oke!!)
Hidup ini jangan serba terlalu
yang sedang-sedang saja
Karena semua yang serba terlalu
bikin sakit kepala
Terlalu keras.. jangan terlalu
Terlalu lemah.. jangan
(Terlalu gemuk?) Jangan!
(Terlalu kurus?) Jangan!
(Terlalu panjang?) Jangan!
(Terlalu pendek?) Jangan!
Ho~ sedang-sedang saja
Hidup jangan dibuat susah-susah
yang sedang-sedang saja
Kamu pilih yang mana? (Ujung, ujung)
Kamu suka yang mana? (Pangkal, pangkal)
Kalau saya punya usul:
yang tengah-tengah saja ho~hoi
Kamu pilih yang mana? (Depan, depan)
Kamu suka yang mana? (Belakang, belakang)
Kalau saya punya usul:
yang tengah-tengah saja
Bagaimana?
(Bagaimana ya?… Oke!!)
Hidup ini jangan serba terlalu
yang sedang-sedang saja
Karena semua yang serba terlalu
bikin sakit kepala
Terlalu kaya.. jangan terlalu
Terlalu miskin.. jangan
(Terlalu tinggi?) Jangan!
(Terlalu rendah?) Jangan!
(Terlalu besar?) Jangan!
(Terlalu kecil?) Jangan!!
Ho~ sedang-sedang saja..
Ho~ sedang-sedang saja..
sedang-sedang saja..
sedang-sedang saja..
ps : dan aku bersaksi terhadap ketetapan Rabbku
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Q.S. Al Furqaan 25 : 67
Itu sudah
(na)
Episode 18 : Bicara dgn Bahasa Hati
Minggu, Oktober 19, 2008

Bicara Dengan Bahasa Hati
….
.
Tak ada musuh yang dapat ditaklukan oleh Cinta
Tak ada penyakit yang dapat disembuhkan oleh kasih sayang
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran
.
Semua itu haruslah berasal dari HATI
.
Bicaralah dengan bahasa HATI maka akan sampai ke HATI pula
.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan
betapa tajam otak, namun juga betapa lembut HATI
dalam menjalani segala sesuatu
.
Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya
dengan merengkuhnya dengan lengan yang kuat
atau membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis
Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang
jauh di dalam dada anda
.
Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya
pada keberhasilan anda
.
“Ingatlah di dalam jasad manusia itu ada sepotong daging, tatkala sepotong daging itu baik, baiklah jasad keseluruhannya dan tatkala rusak (sepotong daging itu), maka rusaklah jasad keseluruhannya. Ingatlah dia itu hati”
(Hadits Riwayat An Nu’man bin Basyiir – Mustafaqu alaih)
Itu Sudah
(na)
Episode 15 : Sardjito 02.00 dini hari…
Senin, September 22, 2008

Sehat itu…
Kalo aku lagi di tengah-tengah kesibukanku dan rutinitas menguras energiku dan membuatku merasa teramat lelah… maka secara tidak langsung pikiranku akan mengajakku ke sebuah kenangan beberapa bulan lalu. Tepatnya Minggu 17 Februari 02.00 dini hari. Aku ingat betul dengan hari itu,,, karena saat itu aku sedang berada di puncak-puncak kelelahanku. Lelah fisik. Lelah hati. Saat itu, tubuhku mengekspresikan kelelahan dan merongrong untuk diistirahatkan. Namun tidak untuk pikiran dan hatiku yang saat itu masih berada di puncak kemelut. Dan begitulah, malam itu aku tidak bisa tidur. Lalu secara tiba-tiba pukul 01.30 WIB pintu kamarku diketuk-ketuk perlahan. Aku heran, siapa yang masih bangun di malam yang selarut ini. Aku buka perlahan, dan ternyata itu adalah mbak kosku. Maagnya kumat dan dia sudah tidak tahan dengan sakitnya. Aku sedikit panik waktu itu, dengan spontan aku antarkan ia ke Rumah Sakit Sardjito saat itu juga.
01.50…
Kami tiba di Rumah Sakit dan bertemu dengan petugas penjaga. Mbak Kosku langsung diarahkan ke UGD dan menunggu Dokter jaga mendatangi kami. Ditengah-tengah penantian itu aku berusaha menghubungi sahabatnya dan meminta ia untuk menemani pula. Begitu sahabatnya datang, maka kami bergegas berbagi tugas, mencari obat, mengurus kelengkapan adiministrasi, dll.
02.00
Aku terduduk lelah di ruang tunggu, menata hati dan pikiranku. Sesekali mataku menerawang ke sekitar dan kutemukan sebuah kenyataan. Rumah Sakit ini tidak pernah sepi. Meski dini hari seperti itu, di selang beberapa waktu, selalu saja ada pasien baru yang memasuki RS dengan kondisi berbeda-beda. Aku tertegun. Sadar, jika yang namanya sakit itu tidak mengenal batas waktu, umur, kelamin, dll. Sakit itu bisa kapan saja. Aku membayangkan apa yang akan terjadi jika suatu hari aku yang berbaring disitu. Terkulai lemas, tak berdaya, merintih menahan sakit…
Jika aku terbaring disana apa yang akan terjadi dengan kehidupanku? Bagaimana dengan semua rencana yang telah aku kerjakan? Bagaimana dengan perasaan dan harapan keluargaku? bagaimana dengan semua tugas dan tanggung jawabku? Bagaimana dengan…. ? ada beribu pertanyaan yang melintas di pemikiranku yang akhirnya menyimpulkan… aku tidak ingin sakit. Meski semua manusia pasti pernah dan akan sakit, tapi sebisa mungkin aku ingin berusaha menghindar dari sakit itu. Kawan, setujukah kamu jika kesehatan itu mahal harganya? Setujukah kamu jika menjaga kesehatan itu salah satu bagian dari ibadah?
Bagaimana menjaga kesehatan?
Salah satu cara yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga tidur. Apakah kamu sering mengalami Gangguan memori (sering lupa), ‘moody’, gampang depresi, menurunnya energi (gampang lelah), dan menurunnya daya tahan tubuh? Jika iya, makanya berhati-hatilah, itu adalah pertanda kamu sedang mengalami kekurangan waktu tidur. Rata-rata jumlah jam tidur orang dewasa adalah 7-8 jam. Maka jika kamu sedang merencanakan agenda-mu, sediakan pula waktu untuk tidur.
Ada beberapa tips dari tetangga sebelah yang ingin aku bagi tentang bagaimana cara menjaga tidur
* Usahakan tidur malam pada setiap waktu yang sama dan bangun di saat yang sama.
* Jangan tidur di siang hari, karena bisa membuat kita kurang ‘ngantung’ saat malam hari.
* Hindari kopi, rokok, dan minuman beralkohol saat menjelang malam. Karena kafein dan nikotin yang terkandung di dalam rokok dan kopi, dapat mencegah kita untuk tidur.
* Lakukan olah raga secara teratur. Namun sebaiknya jangan melakukan olahraga 3 jam menjelang waktu tidur kita.
* Jangan makan makanan berat menjelang tidur.
* Pastikan cahaya sesuai dengan kebutuhan, tenang dan tidak terlalu dingin. Jika cahaya menjadi masalah, coba gunakan ‘sleeping mask’. Kalau terlalu berisik gunakan ‘ear plug’. Intinya buat kamar tidur kita senyaman mungkin.
* Hindari menggunakan tempat tidur selain untuk tidur dan berhubungan intim dengan pasangan kita.
* Jika masih tetap tidak bisa tidur dan tidak merasa ‘ngantuk’, bangunlah dan coba cari kegiatan yang bisa membuat kita bisa merasa ‘ngantuk’ seperti membaca buku dlsb. (Catatan: Jangan memaksakan mata kita untuk tidur, karena semakin di paksa maka rasa ‘ngantuk’ akan semakin jauh.
* Jika kita merasa sulit tidur karena banyak memikirkan hal-hal yang akan di lakukan esok hari, buatlah ‘to do list’ sebelum kita memutuskan kembali ke tempat tidur. Hal ini akan membantu kita melepaskan diri dari hal-hal yang mencemaskan.
Dan aku juga memiliki beberapa tips.
1. Prioritas! Mungkin ketika kita sedang mengalami kesibukan yang teramat sangat,,, kita bisa sedikit menginstropeksi kegiatan-kegiatan kita. Tentukan prioritas kira-kira kegiatan mana yang sebenarnya bisa kita nomor-duakan dan mencari waktu untuk istirahat. Jangan lupa untuk mengkomunikasikan perubahan jadwal itu dengan pihak-pihak yang bersangkutan, dan mintalah pengertian bahwa kita juga butuh istirahat.
2. Minum Vitamin. Vitamin C bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita. sebaiknya diminum beberapa saat sebelum tidur.
3. Relaksasi. beberapa saat sebelum tidur, ada baiknya jika kita melakukan relaksasi sederhana. Dengan menarik dan menghembuskan napas dalam-dalam secara teratur. Dan rasakan geraknya udara masuk dan keluar melalui hidung dan mulut kita.
4. ada yang mau menambahkan lagi??
Pada intinya kawan :
Berdamailah dengan tubuh, pikiran dan hati kita
NB : semoga selalu dilimpahkan keselamatan dan kesehatan untukmu, amin
Itu Sudah
(na)

