Episode 38 : Berdamai (3)

Selasa, Januari 27, 2009

MenCintai itu, Berdamai dengan kelebihan dan kekurangannya

.


Lagi-lagi nana memikirkan tentang satu aktivitas, Berdamai. Kalo di tulisan nana sebelumnya (Berdamai 2), nana menggambarkan berdamai sebagai aktivitas untuk diri sendiri, maka kali ini nana ingin mengutarakan aktivitas berdamai kita ke orang lain. Tapi ingat! ini adalah pendapat nana pribadi semata.

Awalnya nana teringat tentang sebuah tulisan di wikipedia.org tentang relationship. Tulisannya nyeritain kalo biasanya ada kecenderungan tentang hubungan asmara cowok dengan cewek. Biasanya ketika masa PeDeKaTe yang lebih aktif dan inisiatif itu cowok..sementara yg jual2 mahal tapi he-eh yang ceweknya :p.

Lalu setelah akhirnya mereka jadian, ada kecendrungan kalo si cowok merasa, karna dia udah capek2 ngejar, saatnya dia yg harus dikejar ato dimanja.. (bener gak yaaaa?? fufufu) sementara si cewek mikir, ya gak ada yg harus berubah dong, berubah berarti udah gak sayang lagi. well,kadang2 menurut nana ini bisa menjadi miskomunikasi no 1 dalam hubungan.

kecendrungan yang kedua, (masih menurut artikel itu) biasanya ketika baru menjalani hubungan si cewek masih setengah2 dengan perasaannya, tapi seiring berjalannya waktu, si cewek biasanya akan semakin sayang dengan pasangannya, dan menerima kekurangan pasangannya. beda banget ma cowok, sebelum memulai hubungan, biasanya si cowok termabuk kepayangi oleh kelebihan dan kepintaran si cewek. she is the best of the best lah. namun setelah menjalani hubungan, makin lama si cowok mulai melihat kekurangan ceweknya, dan mulai merasa kecewa dan ujung2nya merasa telah salah mengambil keputusan. dan menurut nana ini juga miskomunikasi no 2

well, dari artikel itu diberikan saran yang solutif. Dalam hubunagn, hendaknya dilandasi oleh komitmen dan kontribusi seimbang dari keduanya. tidak berat sebelah. penulisnya menganjurkan bagi si cewek untuk lebih menekan ego dan manjanya, dan lebih menyayangi dan memanjakan pasangannya. sementara si cowok dianjurkan untuk lebih belajar menyayangi si cewek apa adanya. menerima kekurangannya. well, to stay in Love is not by choice fellows, but by WORK.

dan akhirnya dari artikel ini nana mengambil kesimpulan tentang aktivitas berdamai. Bagaimana caranya berdamai dengan orang/pihak lain? Ialah dengan menerima dirinya apa adanya, terutama kekurangannya.

Jadi teringat tulisan teman Pahlawan nana tentang beda sayang, cinta dan suka. well, sebenarnya tulisan ini gak berhubungan2an banget ma tema tulisan itu. karena menurut nana antara suka, sayang dan Cinta itu sangat absurb untuk dibedakan dengan kata2. tapi ada dua hal yang saat ini nana tahu dengan jelas bedanya. Kagum dan Sayang

Menurut nana perbedaan yang paling jelas diantaranya keduanya adalah terletak pada ‘area penerimaanya’. Seberapa jauh kita bisa menerimanya atau hal tertentu.

Ayo kita mulai dari bahasan yang paling sederhana. Hubungan antara cowok dan cewek. menurut nana, jika kita menerima kelebihan seseorang di dalam hati, melihat kelebihan2nya itu sebagai sesuatu yang istimewa dan mulai mengalami kekecewaan ketika kita tahu kekurangannya, itulah kagum. Dulu, nana pernah mengagumi seseorang. Tentu karna kelebihannya. dan karna terpaku dengan kelebihannya itu, nana jadi membutakan mata untuk melihat kekurangannya. Hingga sahabat nana mengingatkan “kok bisa kamu kagum dengan orang macam githu!”. tapi,biasanya selalu nana tepis dengan jawaban “dimataku dia istimewa”. Dan skrg nana paham, itulah kagum.

Sementara Sayang, memiliki area penerimaan yang lebih luas. sayang itu adalah ketika kita bisa menerima kelebihannya, ikut senang dan tidak iri dengan keberhasilannya, menerima kekurangannya, ada disampingnya di saat-saat sulit dan mengharapkan yang terbaik untuknya. dan ketika orang lainpun harus bertanya “kok bisa sayang dengan orang macam itu!” maka jawabannya adl “dimataku, meski dia banyak kekurangannya tapi aku bisa menerimanya..” dan itulah sayang.

Berdamai

dan berdamai dengan orang lain, adl (lagi-lagi) menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. Tidak ada manusia yang sempurna. Lalu, untuk apa kita harus kecewa dengan sisi ketidaksempurnaan seseorang? dan dalam berdamai masih ada satu kata kunci selain area penerimaan, Empowering. Iya, menurut nana jika kita memutuskan untuk berdamai dengan orang lain, maka kita tidak cukup dengan menerima dia apa adanya, namun bersama-sama meningkatkan kualitas diri untuk bersama-sama menjadi lebih baik. karena jalan damai adl jalan kebaikan.

Dan itulah jiwa sang Arkeolog, tetap menemukan keistimewaan dikedalaman tanah yang kotor meski telah usang dimakan waktu…


Sekarang, mari kita menuju pembahasan yang lebih serius…

Berdamai dengan kehidupan

Menurut nana, orang yang bahagia adalah mereka yang bisa berdamai dengan kehidupannya. Mereka yang hanya mau menerima kelebihan/kesenangan/kemewahan dalam kehidupannya berarti hanya mengagumi kehidupan/dirinya sendiri. Dan ketika mereka mulai menemukan titik lemah pada dirinya, ketidakbahagian pada kehidupannya maka mereka menjadi kecewa, sedih, marah, menentang hidup! Di lain sisi, mereka yang mau menerima sisi keistimewaan hidup mereka dengan penuh terima-kasih, dan menerima sisi kekurangan dalam hidup mereka dengan penuh sabar, maka akan merasakan makna hidup yang sebenarnya. Karena ia sayang dengan hidupnya. Dan karena ia menikmati setiap proses, episode dalam kehidupannya, tak peduli entah itu yang bersinar maupun yang gelap. Dan mereka yang berdamai dengan kehidupannya, adalah mereka yang tidak hanya cukup menerima kelebihan dan kekurangan hidupnya, tapi juga membuatnya menjadi lebih baik.

Karna itulah hidup, beruntunglah bagi siapa yang mensucikannya, merugilah bagi siapa yang mengotorinya…


Kamu : apa kabarmu, Na?

Aku : aku sedang berdamai dengan hidupku, hidupmu, hidupnya dan hidup mereka.


Itu Sudah

(na)

6 Tanggapan ke “Episode 38 : Berdamai (3)”

  1. emeld Berkata

    seperti biasa Bu guru, mencerahkan. :)

  2. danto adityo Berkata

    hhohohoho,,
    ada link blog ku d situ..hhorrreee:)
    smangat buuk!
    selamat mengagumi semua orang!

  3. mahdavi Berkata

    *Subhanallah judul blog yg indah sekali, slm kenal ya

    *Oh iya sy mengundang anda tuk membaca Novel sy yg berjudul HEXVERSTOONE di blog saya, kl gak keberatan sekalian di follow, mohon dukungannya

    *Salam hormat

  4. arjip Berkata

    damai itu indah
    buat rekan semua, mari singgah dulu ke blog saya di
    http://arjip.wordpress.com
    thanks

  5. fickry Berkata

    Peace banget na.,..hoho…


Tinggalkan Balasan