#Lullaby : 6 bulan 6 hari

#Lullaby : 6 bulan 6 hari

20.00

Ini saatnya tidur nandaku sayang

“Sholatullah….salamullah ‘ala toha rosulillah.

Sholatullah salamullah ‘ala yasin habibillah

Dahimu masih sangat halus dan menggemaskan untuk dikecup. Sambil bunda elus-elus lembut rambutmu, bunda nyanyikan sebuah lagu pengantar tidur ya. Mungkin engkau belum memahami artinya, tapi semoga bisa meresap perlahan dalam alam bawah sadarmu dan memoles indah karaktermu sayang, aamiin

Bagai mentari bersinar di indahnya pagi
Adalah hidupmu siap memancarkan sinar

Lihatlah hidupmu ,penuh dengan kesempatan
Walau beban hidup menghalang
Jangan lari dari bebanmu

Hidupmu indah bila kau tahu
Jalan mana yang benar
Harapan ada, harapan ada
Bila kau mengerti

*Kutipan lirik lagu Salam Bagi Sahabat-Glenn Fredly

Bismikka allahuma ahya wabismika amuut..

Itu Sudah

(na)

Participants and Winner of Birthday Writing Contest

Participants and Winner of Birthday Writing Contest

Dear Reader,

As what I promised in my previous post, so this is it the moment of announcement of #BdayWritingContest : Light The Fire! Personally, this small contest has brought so much fun and contemplation for me. Reading and knowing someone’s else dream makes me feel really close to them and somehow connected (really). They are 7 participants who lovely enough to share their dreams to me, I hope that all their dream come true Ya Rabb. I will spend tonight special praying for their dreams insyaALLAH. :)

So here they are, participants of #BdayWritingContest who answer my question “Who are you in the next 10 years? “

1. Ritha Chandra Irawati (@rita_ceries44)  our future pharmacist who will put 100% professionality on her job and dedication to inprove the quality life of patient. Personally, I impressed on her way to value her carrier as a spiritual activity, she want to share her faith to her patient. One favorite quote from her is

“OBAT PALING MUJARAB UNTUK MENYEMBUHKAN PENYAKIT ADALAH KEYAKINANNYA AKAN SEMBUH DARI DALAM DIRI MEREKA SENDIRI” / Believe, this is the best medicine ever. (free translation)

2. Hapsarina (@rin_hapsarina) this Leo girl have ambitious dreams, I like her spirit. :) One dream that I love is, she want to make book store and she will hire difable people so that she can prove that difable people can work as other human too. I am really looking forward to be the permanent customer of this book store insyaALLAH. this is her dream in detail

3. Andika Rinaldo Asry (@andikarinaldo) the man who want his profile appears in Wikipedia as Indonesian top successful entrepeneur on energy. This is great! I never thought this far, about having my profile in Wikipedia hehe :D

4. Retno Widyastuti (@chikupunya) she has very categorised dreams; academic, family life, social, business. (similar like me)  Well, I know her as super busy lady, and I am pretty sure she can make all her dreams come true,  insyaALLAH :) Anyway, I like her dream about her future husband, I think this is great to start by having imagination about the one who right for us, so that we can love them more rational. this is her dream in details

5. Septianessty S (@netkirei) her dream is to become famous writer and make House of Expression for kids all over Indonesia. She want to inspire kids to be more confident in expressing their feeling. I remember I was really a shy kid, and it takes me a lot struggle to be more sociable. This houses will be great from future kids insyaAllah :) . this is her dreams in details

6. Dame Rinda (@dame_rinda) She want to married foreigner and have 2 kids and one adoption kid. She want to pursue her carrier as social butterfly who are fashionable, and she want to more faithful in GOD and help the others.this is her blog

7. Aldoreza Prandana (@aldoremifasol) he want to be better person without loosing his originality.this is his quote “ Never lose your color in a crowd. You can be better but can not turn yourself into something you are not. So, grow up but still be yourself. this is his dream in details

Voila, 7 people with 7 great dreams and 7 is my fave number, because in Japanese ‘Nana’ means 7. MasyaAllah, nothing is coincidence, I believe there is a message that I can learn from this :)

And now come the most difficult task for me. How can I choose the best one among this 7 amazing dreams. To be honest, for me they deserve to be the best dreams, because I believe there is no joke if we talk about dreams, the joke is if you don’t dare to dream but you laugh on someone’s else dream :) . I thank you for all these 7 dreamers for sharing and inspiring me throught their post. I really wish all the dreams come true. Let’s MEET ON TOP friends, insyaALLAH :)

I choose one post among others because, this person makes me learn more about charity can be start from our personal/family life, it is simple but it takes a serious commitment to do it. This person also allow me to understand other point of view of loving GOD and how to keep our faith.

Sooooo,, CONGRATULATIONS to @dame_rinda !!! ;)

Thank you for sharing your dream dear, having adoption kid is really showing your strong commitment on goodness. Her name is Dame, its mean PEACE. I believe you’ll be peaceful agent for your family and people around you. :)

So, I have contacted and her permission to post her dream and share it to you. I am sorry I have no time to translate it in English, but hopefully google translate will help you hehe :D

Jujur saja, di  awal saya membaca  “tantangan” ini, ada bagian dari diri saya yg terusik. Kenapa? Karena di saat itu saya mulai menyadari bahwa ternyata saya belum serius memikirkan mau jadi apa dan mau dibawa ke mana hidup saya ini. Menurut saya, mungkin inilah waktunya untuk saya untuk benar-benar serius memikirkan masa depan, tidak hanya sekedar membiarkannya mengalir mengikuti arus.
Oke, ternyata mendeskripsikan siapa saya di 10 tahun mendatang itu tidak mudah ya.

Pertama, saya ingin menjabarkan saya di masa 10 tahun mendatang dari segi kehidupan saya pribadi. 10 tahun dari sekarang saya adalah seorang istri seorang warga negara asing (WNA). Kenapa orang asing? Jawabannya sederhana, saya suka aja. Hehehe.. Tapi, kalau Tuhan berkehendak saya harus menikah dengan sesama WNI, ya gak papa juga. Selain itu, saya adalah ibu dari tiga anak. Dua anak berasal dari rahim saya, dan seorang lagi anak adopsi. Ya, di masa depan saya ingin sekali mengadopsi seorang anak dari panti asuhan. Menutut saya setiap anak di dunia ini berhak mendapat kasih sayang yang utuh dari keluarga, dan saya ingin mengambil bagian dalam “proyek” ini. Melalui ini, saya juga ingin mengajarkan anak-anak kandung saya apa artinya mengasihi dan mencintai secara tulus. Selain itu, saya pun masih tetap seorang anak bagi orang tua saya  dan juga seorang kakak bagi adik saya tercinta.

Kedua, dalam hal karir atau pekerjaan. Sekali lagi saya katakan, ini susah sekali untuk dijabarkan. Kenapa? Karena saya merasa saya punya banyak talenta dan saya punya banyak hal yg saya suka, sehingga saya bingung mau fokus ke mana. Bukan bermaksud untuk sombong. Tapi, memang itu faktanya.  Saya bisa berbahasa Jepang, saya bisa masak, saya suka hal-hal berbau fashion,  saya suka travelling, saya suka bicara, saya pinter ngerayu, saya suka pendidikan, dll. Jadi, saya bingung saya mau ngapain di masa depan. Well, saya pun menarik satu benang merah, yaitu saya suka berhubungan dengan orang. Jadi, di 10 tahun mendatang saya adalah seorang praktisi ilmu kejepangan, yang fashionable, yang memberikan seminar dari satu tempat ke tempat yg lain, dan kadang-kadang jadi MC juga. Itu sudah. :)

Ketiga, dari segi keimanan. 10 tahun mendatang saya akan tetap menjadi pengikut setia Kristus. Saya akan menjadi saksi nyata bagi orang-orang sekeliling saya bagaimana Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi saya sehingga saya harus lebih kasih ke orang lain di sekitar saya. Lebih banyak menjadi berkat bagi orang lain, dan senantiasa bertumbuh dalam iman.

Hahahaha! Ternyata saya bisa juga menuliskan 10 tahun lagi saya jadi akan seperti apa. Thanks a lot Mba Nana. Terima kasih sudah menjadi “mencambuk” saya dengan tantangan writing contest-nya. Sekarang harus kerja keras to make those dream come true.

 

………..

Dream, Write,Believe and MAKE IT HAPPEN!

See you on TOP, readers. InsyaALLAH :)

 

Itu sudah

(na)

ps: I guess after I read other’s dreams, it is my time to post my dreams. Who am I in the future… hmm :)

Birthday Writing Contest : Light The Fire!

Birthday Writing Contest : Light The Fire!

Dear reader,

Alhamdulillah, I have been in this blissful journey of life for 25 years. There were so many blessings, so many lessons but yet there are still so many dreams and hope to pursue. For 25 years, I have learned that DREAM is light on fire, you can never start living without it ;)

Today, I would like to share this spirit by inviting anyone of you who read this post, to WRITE YOUR DREAM by answering this question.

“Who are you in the next 10 years?”

It’s gonna be exciting but yet contemplating for me and you ;) You can post your dream on your personal blog, or notes in facebook, or twitter, or article in mindtalk.com and copy the link to me in Facebook (Suci Lestari Yuana), Twitter (@geknana), Mindtalk (Geknana) , or you also can send it to me by email at nana_qy@yahoo.com

You have 3 days! from 13-16 December. I have one biography book of STEVE JOBS (English Version) for the most inspiring dream, yay! ;) It will be free shipping and will be announced 3 days after the deadline, insyaallah.

However, I really hope that all of you my friends can celebrate this special day by sharing me your inspiring dream, because I believe dreams do come true! as what my fave Indonesian writer Andrea Hirata said

“Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu, dan setiap mimpi yang terwujud hujan turun di Afrika” -Andrea Hirata

“Dream! and GOD will embrace your dreams. For every dream comes true, there’ll be rain fell in Africa” (English free translation)

Dream, Write, Believe and Make it Happen! ;)

Itu Sudah

(na)

Coretan : Tentang Tangan

Coretan : Tentang Tangan

“Tanganku, Cintaku, Komitmenku”
(geknana)

.

Tangan

Kali ini aku ingin bercerita tentang tangan. Sebuah mozaik di masa lalu yang tiba-tiba hari ini muncul lagi. Aku yakin, tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua yang telah terjadi adalah takdir, dan beruntung bagi mereka yang belajar dan memperoleh hikmah darinya.Wallahualam

Saat itu aku kelas dua smp, kami mendapat tugas menggambar tangan dari Pak Guru Suwarna. Akupun yakin nama beliau bukan kebetulan membuat beliau menjadi guru kesenian di sekolahku. :)

Seminggu menjelang hari mengumpul tugas aku masih belum tahu bentuk tangan seperti apa yang akan aku gambar. Dua hari aku termangu memandang tangan kiriku. Aku gerakkan sedemikian rupa mencari bentuk yang pas dengan hatiku, hingga membuatku semangat menggambar. Lalu, aku membantu ayah mengangkat kardus yang cukup berat. Berat hingga aku merasa hampir tidak sanggup mengangkatnya. Ayah menasehatiku

dilemesin aja tangannya, biar ga cepet capek. klo berat banget istirahat dulu, trus angkat lagi. kalau sabar, semua terasa ringan”

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini.

Saat aku mulai mengangkat lagi kardus itu, aku melihat tangan kiriku. Aha, ini dia! Bentuk tangan yang aku mau gambar. Saat itu pikiranku masih lugu, aku hanya mencari bentuk tangan dan mulai menggambarnya. Saat aku menyerahkannya, aku cukup puas dengan hasil karyaku. Pak Suwarna memberiku nilai 7.5. Lebih 0.5 dari nilai rata-rata menggambarku. Hehe.. Pak Suwarna adalah guru yang tidak pernah memberi angka 10 pada nilai kesenian. Kata beliau

“kesempurnaan seni itu hanya milik Tuhan, murid-muridku”

Jadi angka 7 adalah angka rata-rata. Tidak pernah ada angka 5 kebawah dalam kamus beliau, karena menurutnya setiap karya itu memiliki nilai seni. 6-6,5 berarti engkau ngerjainnya ngasal. 8 berarti luar biasa dan 9 berarti kamu dewa! haha… Dulu, cinta monyetku adalah dia yang tidak pernah absen mendapat 8 dan 9 di pelajaran seni lukis Pak Suwarna :) .

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini

Sebenarnya itu adalah memori yang biasa saja, tapi hari ini aku belajar banyak dari memori itu. Beberapa hari lalu aku berdiskusi dengan my soul sister . Dia menunjukkan sebuah halaman yang menarik tentang cinta dan komitmen. Berikut kutipannya ;

Love is not using the person for your own pleasure. Much pleasure comes through it, but that is a by-product. You love the person as an end; you are committed………….

Attachment and love never go together; commitment and attachment never go together. Love goes with unattachment. Then love has a purity of the other world. Then love is absolute essence, absolute pureness, innocence. And then there is a commitment. That commitment is eternal.

source : Osho Book “Come Follow to You, Vol4″

Ahh.. Tuhan, kau membuatku memahami lagi, dari memori 10 tahun lalu yang hampir terkubur. Kali ini kata-kata hanya akan memudarkan makna dari hikmahNYA. Mendefinisikan adalah membatasi ketidakpastian dan imaginasi. Untuk sekarang, cukup dinikmati saja di antara benang merah sebuah gambar, kepingan memori dan kutipan buku.

Dan kau, yang membaca tulisan ini, kau juga tahu kan apa yang sedang aku pahami hari ini? :)

………..

Itu Sudah

(na)

Prosa : Catatan Seorang Istri

Prosa : Catatan Seorang Istri

Menunggu

Banyak yang meragukan mengapa kita harus menunggu. Bahkan lebih banyak lagi yang tidak menyukai menunggu. Menunggu adalah perpaduan antara rindu dan pasrah yang tak menentu. Mungkin ketidakpastian adalah duri dari semua penantian. Tak ada orang yang ingin terluka, hingga tak ada orang yang mau bersabar menghadapi sakit dalam menunggu.

Aku adalah orang yang terlalu banyak menunggu dalam hidupku. Hingga lucunya, mungkin tubuhku telah terbiasa dengan rasa sakitnya dan kini aku menikmati setiap ketidakpastiannya. Mau mencoba?

Hari-hariku berjalan dengan menunggu. Setiap pulang kerja, aku mampir ke minimarket terdekat mencari bahan masakan dari resep baru yang aku cari di pagi harinya. Di kasir aku menunggu, mataku terbiasa menatap iklan baru yang biasanya terpampang di dekat pintu keluarnya. Atau telingaku sudah hapal pembicaraan ringan para penjaga minimarket hingga kadang mulutku ikut nimbrung dengan mereka. Sekedar mengisi waktu saat menunggu.

Tiba di rumah, aku bergegas menyiapkan makan malam spesial dan merias diriku. Hari ini menunya adalah ayam presto. Aku menunggu ayam yang sedang dipresto hampir satu jam. Jemariku refleks menekan tombol radio dan badanku terbiasa untuk bergoyang kecil mengikuti irama. Sekedar menikmati waktu saat menunggu.

Jarum jam sudah di angka tujuh. Seharusnya dia sudah pulang. Tapi belum ada tanda-tanda sama sekali. Kenyamananku menunggu sedikit terusik. Kali ini rindu telah mengaburkan keseimbanganku dalam menunggu. Tanganku menekan tuts-tuts handphone:

“Hari ini pulang jam berapa sayang, makan malam spesial uda siap nie :)

Lima menit aku menunggu. Belum ada jawaban. Tujuh menit, keseimbanganku terusik lagi. Sabar,, aku mencoba menenangkan hatiku. Saat seperti ini, hatiku refleks mengulang kalimat dzikir. Semoga semua baik-baik saja. Sepuluh menit kemudian handphoneku bergetar

” ini baru aja keluar kantor, see you soon pumpkin :)

Hatiku makin berdegup. Entah mengapa, menunggu selalu membuatku rindu. Padahal kami telah bersama selama sepuluh tahun, tapi tetap saja saat aku mengantarnya berangkat ke kantor di pagi hari, saat itulah hatiku memulai menunggu saat kami akan bertemu kembali. Sesungguhnya bukan karena aku terlalu mencintai dia, karena menurutku cinta itu adalah rasa yang hilang timbul. Jangan pernah menunggu cinta, bila tak ingin kecewa. Tapi menunggulah dengan cinta karena engkau ingin menghargai setiap detik dalam prosesnya.

Bagiku hidup ini adalah menunggu. Menunggu untuk tidak hidup lagi. Menunggu untuk rahasia hidup selanjutnya. Ada banyak sikap yang bisa kita lakukan saat menunggu. Dan setelah bertahun-tahun berlatih menunggu aku belajar untuk mengisi waktu dan berdamai saat menunggu. Dan dia, suamiku, adalah pasanganku dalam menunggu kejutan-kejutan yang diberikan hidup. Menunggu ketetapan Tuhan bersamanya adalah anugerahku.

tok..tok..

Itu dia. Aku berlari kecil ke depan cermin mematut diriku sebentar. Senyumku mengembang, perlahan membuka pintu. Mencium tangannya, mengecup ringan pipinya, dan berbisik ditelinganya.

Selamat datang, telah lama aku menunggumu… kekasihku”

————-

Itu Sudah

(na)

source gambar : http://redragonfly.files.wordpress.com/2010/05/waiting-for.jpg